وَأُخْرَىٰ لَمْ تَقْدِرُوا عَلَيْهَا قَدْ أَحَاطَ اللَّهُ بِهَا ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرًا
Dan yang lain yang kalian belum dapat menguasainya, tetapi sungguh Allah telah menguasainya. Allah berkuasa atas segala sesuatu.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأُخْرَىٰ لَمْ تَقْدِرُوا عَلَيْهَا قَدْ أَحَاطَ اللَّهُ بِهَاwa-ukhraa lam taqdiruu alayhaa qad ahaata llaahu bihaadan yang lain yang kalian belum dapat menguasainya, tetapi sungguh Allah telah menguasainya
- وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرًاwa-kaana llaahu alaa kulli shay'in qadiiranAllah berkuasa atas segala sesuatu
Aplikasi
Pengakuan tentang hal di luar kendali 'yang kalian belum dapat menguasainya, tetapi sungguh Allah telah menguasainya', kepastian rencana yang melampaui apa yang bisa dipahami atau dikendalikan manusia pada saat itu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
qdr per konvensi; per kelas morfologi corpus; pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi qdr: qadiir diterjemahkan 'berkuasa'; qaadir diterjemahkan 'kuasa' (75:40/86:8 terjemahan lain jujur); muqtadir diterjemahkan 'berkuasa penuh'; qadar diterjemahkan kadar/ketentuan/ukuran; Lailatulqadar=nama; cabang ukur-sempit passthrough. Lih..