وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَ مِنْ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْ ۚ وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًا
Dialah yang menahan tangan mereka dari kalian dan menahan tangan kalian dari mereka di perut Makkah, setelah Dia memenangkan kalian atas mereka. Allah melihat apa yang kalian kerjakan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَهُوَ الَّذِي كَفَّ أَيْدِيَهُمْ عَنْكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ عَنْهُمْ بِبَطْنِ مَكَّةَwa-huwa lladzii kaffa aydiyahum 'ankum wa-aydiyakum 'anhum bi-bathni makkataDialah yang menahan tangan mereka dari kalian dan menahan tangan kalian dari mereka di perut Makkah
- مِنْ بَعْدِ أَنْ أَظْفَرَكُمْ عَلَيْهِمْmin ba'di an azhfarakum 'alayhimsetelah Dia memenangkan kalian atas mereka
- وَكَانَ اللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرًاwa-kaana llaahu bi-maa ta'maluuna bashiiranAllah melihat apa yang kalian kerjakan
Terjemahan per kata (19 kata)
- وَهُوَwa-huwadan Dialah
- الَّذِيlladziiyang
- كَفَّkaffamenahan
- أَيْدِيَهُمْaydiyahumtangan mereka
- عَنْكُمْ'ankumdari kalian
- وَأَيْدِيَكُمْwa-aydiyakumdan tangan kalian
- عَنْهُمْ'anhumdari mereka
- بِبَطْنِbi-bathnidi lembah
- مَكَّةَmakkataMekah
- مِنْmindari
- بَعْدِba'disesudah
- أَنْanbahwa
- أَظْفَرَكُمْazhfarakummemenangkan kalian
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- وَكَانَwa-kaanadan ia adalah
- اللَّهُllaahuAllah
- بِمَاbi-maapada apa yang
- تَعْمَلُونَta'maluunakalian kerjakan
- بَصِيرًاbashiiranmelihat
Inti bacaan
Kontrol ganda 'menahan tangan mereka dari kalian dan menahan tangan kalian dari mereka', pencegahan konflik yang berlaku bagi kedua pihak, bukan hanya melindungi satu sisi saja.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Allah)', '(mencegah)' (2x), dan '(upaya menganiaya)' (2x) tidak dipakai.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan pengendalian Allah atas konflik di Makkah, mencegah pertumpahan darah setelah kemenangan diberikan.
Renungan dan Hikmah
- Allah menahan dua tangan sekaligus. Tangan mereka. Dan tangan kalian.
- Yang dicegah bukan cuma serangan lawan. Pihak sendiri juga ditahan. Dua-duanya.
- Kalimat penutupnya menyebut Ia melihat. Allah menaruh pengawasan sesudah penahanan. Yang ditahan tetap dilihat.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
sebutan diterjemahkan 'melihat' per takrif corpus; kamu/-mu jamak diterjemahkan kalian per tag 2MP corpus; pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. ⟶ 'di tengah (kota) Makkah' diterjemahkan 'di perut Makkah', batn ('perut/ceruk') dipulihkan (sebelumnya terlindas jadi 'di tengah' + gloss '(kota)'). rasm بطن مكة memuat **بِبَطْنِ مَكَّةَ *makkata*** (diptot = NAMA DIRI, bacaan baku, tag corpus nama diri-tanpa-akar, HAPAX) DAN **بِبَطْنِ مَكَّةٍ *makkatin*** (nomina umum akar m-k-k = 'penggerusan/pengurasan-tuntas'; Lisaan: makka l-fasiil=menghisap habis ambing, tamakkaktu l-'azhm=mengeluarkan sumsum; bacaan sebagian penerjemah 'belly of destruction'), beda satu harakah tak-tertulis, kelas ambiguitas ya/ta 9:28. bahasa-sanktuari Qur'an = al-masjid al-haraam 15× / al-bayt / ka'bah 2× / bakkah 1×, makkah TIDAK PERNAH dipakai dlm konteks sanktuari, dan di perikop INI sanktuari disebut 'al-masjid al-haraam' 2× mengapit (48:25, 48:27). Lisaan sendiri: 'bakkah ismun li-BATNI makkata'. Hipotesis H1-vs-H2 disajikan DUA-ARAH utk buku.