قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْأَرْضُ مِنْهُمْ ۖ وَعِنْدَنَا كِتَابٌ حَفِيظٌ

Sungguh, Kami telah mengetahui apa yang dikurangi bumi dari mereka, dan pada Kami ada kitab yang menjaga.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. قَدْ عَلِمْنَا مَا تَنْقُصُ الْأَرْضُ مِنْهُمْqad 'alimnaa maa tanqushu l-ardhu minhumsungguh, Kami telah mengetahui apa yang dikurangi bumi dari mereka
  2. وَعِنْدَنَا كِتَابٌ حَفِيظٌwa-'indanaa kitaabun hafiizhundan pada Kami ada kitab yang menjaga

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. قَدْqadsungguh
  2. عَلِمْنَا'alimnaaKami mengetahui
  3. مَاmaaapa yang
  4. تَنْقُصُtanqushumengurangi
  5. الْأَرْضُl-ardhubumi
  6. مِنْهُمْminhumdari mereka
  7. وَعِنْدَنَاwa-'indanaadan di sisi Kami
  8. كِتَابٌkitaabunKitab
  9. حَفِيظٌhafiizhunpenjaga

Inti bacaan

Susunan (كِتَابٌ حَفِيظٌ, kitaabun hafiizhun) hanya muncul sekali di Al-Qur'an, yaitu di 50:4.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (قَدْ عَلِمْنَا, qad 'alimnaa) yang berarti "sungguh, Kami telah mengetahui". Kata (قَدْ, qad) yang berarti "sungguh" menguatkan kata kerja lampau sesudahnya, (عَلِمْنَا, 'alimnaa) yang berarti "Kami telah mengetahui", dari akar ع-ل-م dengan akhiran -naa yang berarti "Kami". Rangkaian persis qad 'alimnaa muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 15:24, 33:50, dan 50:4. Di 15:24, (وَلَقَدْ عَلِمْنَا الْمُسْتَقْدِمِينَ مِنْكُمْ, wa-la-qad 'alimnaa l-mustaqdimiina minkum) berarti "sungguh, Kami benar-benar mengetahui orang-orang yang terdahulu di antara kalian", dan di 33:50, (قَدْ عَلِمْنَا مَا فَرَضْنَا عَلَيْهِمْ, qad 'alimnaa maa faradhnaa 'alayhim) berarti "sungguh, Kami telah mengetahui apa yang Kami wajibkan kepada mereka". Di 50:4 yang diketahui disebut dengan (مَا, maa) yang berarti "apa yang", seperti di 33:50.

Objek pengetahuan itu dinyatakan dengan (مَا تَنْقُصُ الْأَرْضُ مِنْهُمْ, maa tanqushu l-ardhu minhum) yang berarti "apa yang dikurangi bumi dari mereka". Kata kerja (تَنْقُصُ, tanqushu) berakar ن-ق-ص dan berbentuk sekarang untuk satu pelaku perempuan, yaitu (الْأَرْضُ, l-ardhu) yang berarti "bumi", jadi bumi menjadi pelaku dan (مِنْهُمْ, minhum) yang berarti "dari mereka" menyebut sumber yang dikurangi. Kata kerja dari akar ن-ق-ص muncul di tujuh ayat, yaitu 9:4, 11:84, 13:41, 21:44, 35:11, 50:4, dan 73:3. Di enam ayat selain 50:4 terjemahan memakai bentuk dari kata "kurang". Di 9:4, (لَمْ يَنْقُصُوكُمْ شَيْئًا, lam yanqushuukum syay'an) berarti "sedikit pun tidak mengurangi", di 11:84, (وَلَا تَنْقُصُوا الْمِكْيَالَ, wa-laa tanqushuu l-mikyaala) berarti "janganlah kalian mengurangi takaran", dan di 73:3, (انْقُصْ مِنْهُ, nqush minhu) berarti "kurangilah darinya". Di 13:41 dan 21:44, (نَنْقُصُهَا مِنْ أَطْرَافِهَا, nanqushuhaa min athraafihaa) berarti "Kami menguranginya dari tepi-tepinya", dengan bumi sebagai yang dikurangi. Di 35:11, (وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ, wa-laa yunqashu min 'umurihi) berarti "dan tidak pula dikurangi umurnya". Terjemahan 50:4 tidak memakai "dimakan" atau "memakan", karena kata makan tidak ada di ayat ini dan akar ini di enam ayat lain berarti kurang.

Kata (وَعِنْدَنَا, wa-'indanaa) yang berarti "dan pada Kami" tersusun dari wa yang berarti "dan", 'inda yang berarti "pada", dan -naa yang berarti "Kami". Rangkaian ini hanya muncul di 50:4. Huruf wa di sini adalah kata penyambung biasa, dan kata Arab yang berarti "karena" tidak ada di ayat ini, sehingga terjemahan menyambung dua pernyataan dengan "dan". Pola serupa ada di 23:62, (وَلَدَيْنَا كِتَابٌ يَنْطِقُ بِالْحَقِّ, wa-ladaynaa kitaabun yanthiqu bi-l-haqqi) yang berarti "dan pada Kami ada kitab yang berbicara dengan benar", yang terjemahannya juga memakai "dan".

Kata (كِتَابٌ حَفِيظٌ, kitaabun hafiizhun) yang berarti "kitab yang menjaga" tersusun dari (كِتَابٌ, kitaabun) dari akar ك-ت-ب dan (حَفِيظٌ, hafiizhun) dari akar ح-ف-ظ. Susunan ini hanya ada di 50:4. Kata hafiizh muncul sebelas kali di tujuh surah, yaitu 4:80, 6:104, 6:107, 11:57, 11:86, 12:55, 34:21, 42:6, 42:48, 50:4, dan 50:32. Di sepuluh ayat selain 50:4 kata itu menyifati atau menamai pihak yang berbuat, misalnya (إِنِّي حَفِيظٌ عَلِيمٌ, innii hafiizhun 'aliimun) di 12:55 yang berarti "sesungguhnya aku penjaga yang cakap lagi berilmu" dan (اللَّهُ حَفِيظٌ عَلَيْهِمْ, allaahu hafiizhun 'alayhim) di 42:6 yang berarti "Allah Sang Penjaga atas mereka". Bentuk yang menyatakan sesuatu yang dijaga berbeda, yaitu (مَحْفُوظٍ, mahfuuzhin) dalam (فِي لَوْحٍ مَحْفُوظٍ, fii lawhin mahfuuzhin) di 85:22 yang berarti "dalam lauh yang terpelihara". Karena 50:4 memakai bentuk pelaku, terjemahan memakai "yang menjaga", dan tidak memakai "yang terpelihara" yang akan menerjemahkan bentuk lain.

Tafsiran

Ayat ini menjawab ucapan di 50:3 dengan dua pernyataan yang diletakkan berdampingan, yaitu pengetahuan tentang apa yang dikurangi bumi dan sebuah kitab pada Kami. Ucapan di 50:3 mengukur kebangkitan dari keadaan bahan, yaitu mati dan menjadi tanah. Ayat 50:4 menanggapi dari sisi yang sama, sebab ayat ini menyebut apa yang dikurangi bumi dari mereka dan menyatakan bahwa hal itu diketahui. Pengetahuan itu tidak dihubungkan dengan kebangkitan lewat kata sebab, dan kedua pernyataan ayat ini hanya berdampingan.

Dua hal yang disebut ayat ini muncul bersama di tempat lain. Di 35:11, (وَلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهِ إِلَّا فِي كِتَابٍ, wa-laa yunqashu min 'umurihi illaa fii kitaabin) yang berarti "dan tidak pula dikurangi umurnya, kecuali dalam Kitab", pengurangan dan kitab berada dalam satu kalimat, dan ayat itu ditutup dengan (إِنَّ ذَٰلِكَ عَلَى اللَّهِ يَسِيرٌ, inna dzaalika 'alaa llaahi yasiirun) yang berarti "sesungguhnya yang demikian itu sangat mudah bagi Allah". Rangkaian "kecuali dalam kitab" muncul enam kali di enam surah, yaitu 6:59, 10:61, 27:75, 34:3, 35:11, dan 57:22. Di 50:4 kitab disebut sebagai sesuatu yang ada (عِنْدَنَا, 'indanaa) "pada Kami", dengan rumus yang berbeda dari "kecuali dalam", dan isi kitab itu tidak dirinci.

Bumi menjadi pelaku di ayat ini, dan menjadi pelaku lagi di 50:44. Di sana (تَشَقَّقُ الْأَرْضُ عَنْهُمْ, tasyaqqaqu l-ardhu 'anhum) berarti "bumi terbelah dari mereka", dengan kata ganti yang sama, "mereka". Dalam satu surah bumi mengurangi dari mereka di 50:4 dan terbelah dari mereka di 50:44. Gambaran tentang bumi bergerak dari apa yang dikurangi menuju apa yang terbuka. Pembicara memakai kata ganti "Kami" di 50:4, dan juga di 50:6, 50:16, dan 50:44, sehingga ayat-ayat itu terbaca bersambung.

Kata ganti di ayat ini juga menandai pergantian pembicara. Di 50:3 para penutur berkata tentang diri mereka dengan "kami", dan di 50:4 pembicara berkata tentang (مِنْهُمْ, minhum) yang berarti "mereka". Dengan begitu orang-orang yang bertanya di ayat sebelumnya kini dibicarakan dari luar, sedangkan jawabannya tidak dibuka dengan kata "berkata" yang baru.

Renungan dan Hikmah

  • Ayat 50:4 menyebut apa yang dikurangi bumi dari mereka sebagai sesuatu yang diketahui, dan tidak sebagai sesuatu yang hilang begitu saja. Pengurangan itu nyata, karena ayat ini memakai kata kerja yang berarti kurang, tetapi diletakkan di bawah pengetahuan. Pembaca yang menghadapi kehilangan dapat memperhatikan apakah kehilangan itu terasa sama bila dirinya tahu bahwa ada yang mengetahui jumlah dan bentuknya. Apakah sebuah kehilangan terasa lain ketika ada yang mengetahuinya selain orang yang kehilangan?
  • Dua pernyataan di 50:4 disambung dengan "dan", dan kata sebab tidak ada di antaranya. Hubungan antara pengetahuan dan kitab dibiarkan terbuka, sehingga pembaca yang ingin menghubungkannya harus mengambil keputusan sendiri. Pembaca yang terbiasa menyisipkan "karena" di antara dua kalimat yang berdampingan akan melihat bahwa kata itu tidak ditulis di sini. Hubungan apa saja yang ditambahkan sendiri oleh pembaca saat membaca, dan berapa banyak di antaranya yang tidak pernah tertulis di bacaannya?
  • Kata hafiizh di sepuluh ayat lain menyifati pihak yang berbuat menjaga, dan di 50:4 kata itu menyifati sebuah kitab, tanpa menyebut apa yang dijaga. Pembaca berhadapan dengan penjaga yang sasarannya tidak diberitahukan. Ayat ini menaruh kerja menjaga di tangan sesuatu yang tertulis dan tidak bergerak, dan itu mengubah pertanyaan dari siapa yang menjaga menjadi apa yang tertulis. Ayat 50:29 menulis hal yang bersambung dengan itu, yaitu perkataan di sisi-Ku tidak diubah, dalam ucapan Dia sendiri. Pembaca dapat bertanya pada diri sendiri, apa yang selama ini diandalkannya untuk menjaga hal-hal yang dikhawatirkan hilang, dan apakah penjaga itu mengetahui apa yang dijaganya?
  • Di 50:3 para penutur menyebut kematian dan menjadi tanah dengan kata kerja lampau, seakan-akan semuanya sudah selesai. Di 50:4 kata kerja bumi berbentuk sekarang, (تَنْقُصُ, tanqushu), sehingga pengurangan oleh bumi terbaca sebagai pekerjaan yang masih berjalan. Dua sudut waktu itu hadir berdampingan dalam dua ayat, yang satu memandang kejadian sebagai tuntas dan yang lain memandangnya sebagai proses. Pembaca dapat menengok kehilangan dalam hidupnya sendiri dan memperhatikan mana yang diperlakukannya sebagai sudah tuntas, padahal masih terus berjalan. Kehilangan mana yang selama ini dianggap selesai, dan apakah hitungannya masih bertambah?
  • Di 50:3 para penutur berbicara dengan "kami" tentang diri sendiri, dan di 50:4 mereka disebut dengan "mereka" oleh pembicara lain. Orang yang baru saja menyatakan pendapat tentang dirinya kini dibicarakan dari luar, dalam kata ganti ketiga. Pergantian pembicara dan sasaran itu berlanjut sampai 50:27 dan 50:28, ketika teman penyerta berseru "Tuhan kami" lalu Dia berfirman. Pembaca dapat membayangkan ucapannya sendiri tentang dirinya dibicarakan balik dengan kata "mereka", lalu bertanya, bagaimana ucapan itu terdengar dari sudut pandang itu?
  • Keberatan di 50:3 menyatakan kebangkitan itu jauh, dan jawabannya di 50:4 memakai pengetahuan dan kitab. Kata kuasa tidak muncul di ayat ini, padahal di 86:8 kata (لَقَادِرٌ, la-qaadirun) yang berarti "benar-benar kuasa" dipakai untuk pengembalian. Pembaca dapat memperhatikan jenis jawaban yang diharapkannya ketika ragu pada sesuatu, apakah bukti bahwa sesuatu mampu dilakukan atau bukti bahwa sesuatu diketahui dan tercatat. Jenis jawaban lain tertulis di 50:38, yaitu penciptaan langit dan bumi dalam enam masa tanpa kelelahan, dan ayat sesudahnya, 50:39, memerintahkan bertasbih dengan memuji Tuhanmu. Jawaban jenis apa yang terasa meyakinkan?