تَبْصِرَةً وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍ مُنِيبٍ
untuk menjadi pelajaran dan pengingat bagi setiap hamba yang kembali.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- تَبْصِرَةً وَذِكْرَىٰ لِكُلِّ عَبْدٍ مُنِيبٍtabshiratan wa-dzikraa li-kulli 'abdin muniibinuntuk menjadi pelajaran dan pengingat bagi setiap hamba yang kembali
Terjemahan per kata (5 kata)
- تَبْصِرَةًtabshiratanpelajaran
- وَذِكْرَىٰwa-dzikraadan peringatan
- لِكُلِّli-kullibagi setiap
- عَبْدٍ'abdinhamba
- مُنِيبٍmuniibinyang kembali
Inti bacaan
Tujuan eksplisit 'pelajaran dan pengingat bagi setiap hamba yang kembali', alam diciptakan bukan sekadar berfungsi, melainkan mengandung pesan bagi yang bersedia merenung mendalam.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(tunduk kepada Allah)' tidak dipakai.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa tanda-tanda alam berfungsi sebagai pelajaran khusus bagi hamba yang berpaling kembali kepada Allah.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut alam punya tujuan kedua. Bukan cuma berfungsi. Juga mengajar.
- Penerimanya disebut hamba yang kembali. Bukan yang tidak pernah pergi. Yang berbalik.
- Dua kata dipakai: pelajaran dan pengingat. Allah membedakannya. Yang belum tahu diajari, yang lupa diingatkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.