وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُ ۖ وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِ
Sungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh dirinya. Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَلَقَدْ خَلَقْنَا الْإِنْسَانَ وَنَعْلَمُ مَا تُوَسْوِسُ بِهِ نَفْسُهُwa-la-qad khalaqnaa l-insaana wa-na'lamu maa tuwaswisu bihi nafsuhusungguh, Kami benar-benar telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh dirinya
- وَنَحْنُ أَقْرَبُ إِلَيْهِ مِنْ حَبْلِ الْوَرِيدِwa-nahnu aqrabu ilayhi min habli l-wariidiKami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya
Terjemahan per kata (14 kata)
- وَلَقَدْwa-la-qaddan sungguh
- خَلَقْنَاkhalaqnaaKami ciptakan
- الْإِنْسَانَl-insaanamanusia
- وَنَعْلَمُwa-na'lamudan Kami mengetahui
- مَاmaaapa yang
- تُوَسْوِسُtuwaswisumembisikkan
- بِهِbihipadanya
- نَفْسُهُnafsuhudirinya
- وَنَحْنُwa-nahnudan Kami
- أَقْرَبُaqrabulebih dekat
- إِلَيْهِilayhikepadanya
- مِنْmindari
- حَبْلِhablitali
- الْوَرِيدِl-wariidiurat leher
Inti bacaan
Ayat intim tentang kedekatan ilahi: 'mengetahui apa yang dibisikkan oleh dirinya. Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya', kedekatan yang melampaui kedekatan fisik apa pun, kesadaran akan pengawasan yang begitu intim hingga melampaui persepsi diri sendiri.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kedekatan Allah yang meliputi bahkan bisikan batin manusia yang paling tersembunyi.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai ukuran jarak yang ada di tubuh sendiri. Urat leher. Lebih dekat dari itu.
- Yang diketahui bisikan dirinya, bukan ucapannya. Bukan yang keluar. Yang bahkan tidak sampai ke mulut.
- Penciptaan disebut lebih dahulu, baru pengetahuan. Allah menaruh urutannya. Yang membuat tahu isinya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).