وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ ۖ ذَٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُ
Dan datanglah sakratulmaut dengan benar; itulah yang dahulu engkau hindari.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّwa-jaa'at sakratu l-mawti bi-l-haqqidan datanglah sakratulmaut dengan benar
- ذَٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُdzaalika maa kunta minhu tahiiduitulah yang dahulu engkau hindari
Terjemahan per kata (9 kata)
- وَجَاءَتْwa-jaa'atdan datang
- سَكْرَةُsakratusakratul
- الْمَوْتِl-mawtikematian
- بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
- ذَٰلِكَdzaalikaitu
- مَاmaaapa yang
- كُنْتَkuntaengkau adalah
- مِنْهُminhudarinya
- تَحِيدُtahiidumenghindar
Inti bacaan
Momen tak terelakkan 'sakratulmaut dengan benar; itulah yang dahulu engkau hindari', konfrontasi akhir dengan realitas yang selama ini dihindari, momen ketika penghindaran tidak lagi mungkin dilakukan.
Penjelasan pilihan kata
'Dzaalika' (jauh) benar diterjemahkan 'itulah'.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kepastian datangnya kematian yang selama ini dihindari dan ditolak keberadaannya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut yang datang itu yang dihindari. Bukan yang ditakuti. Yang dijauhi.
- Frasa dengan benar ditambahkan. Bukan seperti dibayangkan. Sungguhan.
- Kalimatnya menyapa langsung, bukan bercerita. Allah memakai kata engkau. Yang membaca ikut disapa.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-y-a, s-k-r, m-w-t, h-q-q, k-w-n, h-y-d): sakrat al-mawt bi-l-haqq diterjemahkan 'sakratulmaut dengan benar' (akar s-k-r + akar m-w-t + akar h-q-q); tahiid diterjemahkan 'menghindari' (akar h-y-d). gloss '(Seketika itu)' dibuang.