وَجَاءَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَعَهَا سَائِقٌ وَشَهِيدٌ

Dan datanglah setiap jiwa, bersamanya seorang penggiring dan seorang saksi.

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَجَاءَتْ كُلُّ نَفْسٍ مَعَهَا سَائِقٌ وَشَهِيدٌwa-jaa'at kullu nafsin ma'ahaa saa'iqun wa-syahiidundan datanglah setiap jiwa, bersamanya seorang penggiring dan seorang saksi

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. وَجَاءَتْwa-jaa'atdan datang
  2. كُلُّkullusetiap
  3. نَفْسٍnafsinjiwa
  4. مَعَهَاma'ahaabersamanya
  5. سَائِقٌsaa'iqunpenggiring
  6. وَشَهِيدٌwa-syahiidundan saksi

Inti bacaan

Kehadiran ganda 'penggiring dan saksi' mendampingi setiap jiwa, proses yang terorganisir dengan pendamping fungsional berbeda, bukan kedatangan sendirian tanpa struktur.

Tafsiran

Ayat ini membuka adegan pengadilan: setiap jiwa datang didampingi penggiring dan saksi atas amalnya.

Renungan dan Hikmah

  • Tiap jiwa datang berdua, bukan sendirian. Allah menyebut dua pendamping. Yang menggiring. Dan yang bersaksi.
  • Yang satu membawanya, yang lain memberatkannya. Bukan dua pengawal. Satu penggiring, satu saksi.
  • Tiga langkah Allah susun berturut. Sakratulmaut. Sangkakala. Lalu tiap jiwa datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar j-y-a, k-l-l, n-f-s, s-w-q, sh-h-d): kull nafs diterjemahkan 'setiap jiwa' (akar n-f-s); saa'iq wa shahiid diterjemahkan 'penggiring & saksi' (akar s-w-q + akar sh-h-d). Selaras.