لَقَدْ كُنْتَ فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَا فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَ فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌ

Sungguh, engkau dahulu benar-benar lalai tentang ini, maka Kami singkapkan penutup matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. لَقَدْ كُنْتَ فِي غَفْلَةٍ مِنْ هَٰذَاla-qad kunta fii ghaflatin min haadzaasungguh, engkau dahulu benar-benar lalai tentang ini
  2. فَكَشَفْنَا عَنْكَ غِطَاءَكَfa-kashafnaa anka ghitaa'akamaka, Kami singkapkan penutup matamu
  3. فَبَصَرُكَ الْيَوْمَ حَدِيدٌfa-basaruka l-yawma hadiidunsehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam
Catatan pilihan kata (ringkas)

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: passthrough terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum-dibedah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (probe 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (-amandemen: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = passthrough (cabang mata-hati didokumentasi). ⚠ Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y. Lih.. of dariir'; glos ilahi: 'He who sees all things, both what are apparent and what are occult, WITHOUT ANY ORGAN'; cabang-2: 'endowed with mental perception'.

Aplikasi

Pengalaman transformatif: 'engkau dahulu benar-benar lalai... Kami singkapkan penutup matamu, sehingga penglihatanmu pada hari ini sangat tajam'. Konkretnya: kesadaran yang tiba-tiba menjadi jernih total setelah selama ini tertutup kelalaian menjadi pengingat bahwa kejelasan penuh baru didapat pada saat itu, mendorong kewaspadaan dan refleksi jujur sekarang, sebelum penutup itu tersingkap dengan sendirinya.