مَا يُبَدَّلُ الْقَوْلُ لَدَيَّ وَمَا أَنَا بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِ
Perkataan di sisi-Ku tidak diubah, dan Aku sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Ku.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَا يُبَدَّلُ الْقَوْلُ لَدَيَّmaa yubaddalu l-qawlu ladayyaperkataan di sisi-Ku tidak diubah
- وَمَا أَنَا بِظَلَّامٍ لِلْعَبِيدِwa-maa anaa bi-zhallaamin li-l-'abiididan Aku sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Ku
Terjemahan per kata (8 kata)
- مَاmaatidaklah
- يُبَدَّلُyubaddaludiganti
- الْقَوْلُl-qawluperkataan
- لَدَيَّladayyadi sisi-Ku
- وَمَاwa-maadan tidaklah
- أَنَاanaaAku
- بِظَلَّامٍbi-zhallaaminyang menzalimi
- لِلْعَبِيدِli-l-'abiidibagi para hamba
Inti bacaan
Jaminan keadilan 'perkataan di sisi-Ku tidak diubah, dan Aku sekali-kali tidak menzalimi hamba-hamba-Ku', kepastian dan keadilan yang tidak bisa dinegosiasikan atau diubah sewenang-wenang.
Penjelasan pilihan kata
Kutipan yang dibuka di 50:28 ditutup di akhir ayat ini.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan kepastian dan keadilan mutlak ketetapan Allah, tanpa perubahan maupun kezaliman.
Renungan dan Hikmah
- Allah menutup dengan dua jaminan. Perkataan-Nya tidak diubah. Hamba-Nya tidak dizalimi.
- Yang tidak berubah perkataannya, bukan pendirian-Nya. Bukan tidak mau. Memang tidak berubah.
- Kalimat ini menutup penghentian pertengkaran. Allah menaruh keadilannya di ujung. Yang tegas tetap adil.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar b-d-l, q-w-l, zh-l-m, '-b-d): maa yubaddalu l-qawl ladayya wa maa anaa bi-zhallaam lil-'abiid diterjemahkan 'perkataan di sisi-Ku tak diubah, & Aku tak menzalimi hamba' (akar b-d-l + akar q-w-l + akar zh-l-m + akar '-b-d, ketetapan Ilahi teguh + teodisi, cf. 3:182, 41:46, 50:28). Selaras.