هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ
“Ini yang dijanjikan kepada kalian, bagi setiap orang yang selalu kembali dan menjaga,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- هَٰذَا مَا تُوعَدُونَhaadzaa maa tuu'aduunaini yang dijanjikan kepada kalian
- لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍli-kulli awwaabin hafiizhinbagi setiap orang yang selalu kembali dan menjaga
Terjemahan per kata (6 kata)
- هَٰذَاhaadzaaini
- مَاmaaapa yang
- تُوعَدُونَtuu'aduunadijanjikan kepada kalian
- لِكُلِّli-kullibagi setiap
- أَوَّابٍawwaabinyang banyak kembali
- حَفِيظٍhafiizhinyang menjaga
Inti bacaan
Rangkaian (هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ, haadzaa maa tuu'aduuna) terbaca dua kali di Al-Qur'an (38:53, 50:32), dan hanya 50:32 melanjutkannya dengan (لِكُلِّ أَوَّابٍ حَفِيظٍ, li-kulli awwaabin hafiizhin).
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini dibuka dengan (هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ, haadzaa maa tuu'aduuna) yang berarti "ini yang dijanjikan kepada kalian". Kata (هَٰذَا, haadzaa) berarti "ini", dan benda yang ditunjuknya tidak disebut di ayat ini. Ayat sebelumnya menyebut taman yang didekatkan, sehingga terjemahan membiarkan penunjukan itu terbuka dan tidak menulis "taman" di depannya. Susunan haadzaa maa tuu'aduuna muncul dua kali, di 38:53 dan 50:32. Di 38:53, (هَٰذَا مَا تُوعَدُونَ لِيَوْمِ الْحِسَابِ, haadzaa maa tuu'aduuna li-yawmi l-hisaabi) berarti "ini yang dijanjikan kepada kalian untuk hari perhitungan", dan 38:49 sebelumnya memuat (وَإِنَّ لِلْمُتَّقِينَ لَحُسْنَ مَآبٍ, wa-inna li-l-muttaqiina la-husna ma'aabin) yang berarti "dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa benar-benar ada tempat kembali yang baik". Kedua ayat berdiri sesudah penyebutan taman bagi orang bertakwa.
Kata kerja (تُوعَدُونَ, tuu'aduuna) berakar و-ع-د dan berbentuk pasif untuk beberapa orang yang diajak bicara, sehingga terjemahannya "dijanjikan kepada kalian". Bentuk ini muncul 12 kali di 10 surah, yaitu 6:134, 21:103, 21:109, 23:36, 36:63, 38:53, 41:30, 50:32, 51:5, 51:22, 72:25, dan 77:7. Surah 21 dan surah 51 masing-masing memuatnya dua kali. Surah 21 dan surah 72 memakainya bersama kata dekat dan jauh: di 21:109, (أَقَرِيبٌ أَمْ بَعِيدٌ, a-qariibun am ba'iidun) berarti "apakah dekat ataukah jauh", dan 72:25 memuat (أَقَرِيبٌ, a-qariibun) yang berarti "apakah dekat" tentang hal yang sama. Bentuk a-qariibun hanya ada di dua ayat itu. Kata tuu'aduuna bersanding dengan taman di 41:30, (بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنْتُمْ تُوعَدُونَ, bi-l-jannati llatii kuntum tuu'aduuna) yang berarti "dengan taman yang dahulu dijanjikan kepada kalian", dan dengan Jahanam di 36:63. Di 50:32 benda yang dijanjikan hanya ditunjuk dengan kata "ini".
Frasa (لِكُلِّ أَوَّابٍ, li-kulli awwaabin) yang berarti "bagi setiap orang yang selalu kembali" tersusun dari (لِ, li-) "bagi", (كُلِّ, kulli) "setiap", dan (أَوَّابٍ, awwaabin) dari akar أ-و-ب. Susunan ini hanya ada di 50:32. Kerangka serupa, (لِكُلِّ عَبْدٍ مُنِيبٍ, li-kulli 'abdin muniibin) yang berarti "bagi setiap hamba yang kembali", ada di 34:9 dan 50:8, sehingga surah ini memakai kerangka "bagi setiap" dua kali dengan jarak 24 ayat. Kata awwaab muncul enam kali, yaitu 17:25, 38:17, 38:19, 38:30, 38:44, dan 50:32. Empat di antaranya ada di surah 38, dan terjemahannya "selalu kembali". Di 38:17, (إِنَّهُ أَوَّابٌ, innahu awwaabun) berarti "sesungguhnya ia selalu kembali" untuk Daud, di 38:30 untuk Sulaiman, dan di 38:19, (كُلٌّ لَهُ أَوَّابٌ, kullun lahu awwaabun) berarti "masing-masing selalu kembali kepada-Nya", untuk burung-burung. Di 17:25 bentuk jamaknya, (لِلْأَوَّابِينَ, lil-awwaabiina), diterjemahkan "bagi orang-orang yang bertobat". Akar yang sama membentuk kata ma'aab, "tempat kembali", di sembilan ayat dalam empat surah, yaitu 3:14, 13:29, 13:36, 38:25, 38:40, 38:49, 38:55, 78:22, dan 78:39. Terjemahan 50:32 mengikuti empat ayat surah 38 dan sembilan ayat ma'aab yang memakai kata kembali. Penyandang sifat itu di 50:32 tidak dinamai, dan "bagi setiap" mencakup siapa pun yang memenuhi sifatnya.
Kata (حَفِيظٍ, hafiizhin) berakar ح-ف-ظ dan berarti "yang menjaga". Bentuk akar ini muncul di 11 ayat, yaitu 4:80, 6:104, 6:107, 11:57, 11:86, 12:55, 34:21, 42:6, 42:48, 50:4, dan 50:32. Di enam ayat kata ini disertai "atas" dan orang yang dijaga, misalnya (وَمَا أَنَا عَلَيْكُمْ بِحَفِيظٍ, wa-maa anaa 'alaykum bi-hafiizhin) yang berarti "dan aku bukanlah pengawas atas kalian" di 6:104, serta di 4:80, 6:107, 11:86, 42:6, dan 42:48. Di 11:57 dan 34:21 kata itu disertai "atas segala sesuatu". Di 12:55, (إِنِّي حَفِيظٌ عَلِيمٌ, innii hafiizhun 'aliimun) berarti "sesungguhnya aku penjaga yang cakap lagi berilmu", dan perbendaharaan negeri disebut di bagian ayat sebelumnya. Di 50:4, (كِتَابٌ حَفِيظٌ, kitaabun hafiizhun) berarti "kitab yang menjaga". Di 50:32 kata ini tidak disertai "atas" dan tidak menyebut benda yang dijaga. Terjemahan karena itu juga tidak mengisi objeknya, dan memilih "menjaga" seperti di 50:4.
Tafsiran
Ayat ini membuka ucapan yang berlanjut sampai 50:34. Tidak ada kata kerja berbicara di depannya, sehingga siapa yang berkata dan kepada siapa tidak tertulis. Kata ganti "kalian" dari tuu'aduuna dan dari (ادْخُلُوهَا, udkhuluuhaa) di 50:34 yang berarti "masuklah ke dalamnya" menunjukkan lawan bicaranya, sedangkan 50:31 dan 50:33 berbicara tentang orang ketiga. Pergantian antara orang kedua dan orang ketiga itu dipertahankan terjemahan: janji ditujukan kepada "kalian", tetapi sifat-sifat disebut bagi "setiap" orang tertentu.
Kata "ini" di ayat ini dapat dibaca menunjuk taman yang didekatkan di 50:31, dan teks tidak menyatakannya. Bila bacaan itu dipakai, pemandangan di 50:31 kini dikaitkan dengan janji, lalu penerimanya diperinci dalam dua sifat. Di 21:109 dan 72:25 pembicara menyatakan tidak tahu apakah hal yang disebut dengan kata tuu'aduuna itu dekat atau jauh, dan 21:109 dibuka dengan "jika mereka berpaling". Rangkaian 50:31 sampai 50:32 memuat dekat dan janji dalam satu napas tanpa pernyataan ketidaktahuan. Konteks ayat-ayat itu berbeda, sehingga perbandingan ini hanya memperlihatkan bahwa kata dekat dan kata janji memang bersanding di Al-Qur'an, dan tidak membuktikan apa pun tentang waktunya.
Dua sifat penerima, selalu kembali dan menjaga, berdiri berdampingan tanpa kata sambung di Arabnya. Terjemahan menyambungnya dengan "dan". Sifat pertama menyangkut gerak menuju, dan sifat kedua menyangkut sikap memegang. Di surah ini penerima peringatan di 50:8 disebut "setiap hamba yang kembali", dan penerima janji di 50:32 sampai 50:33 disebut dengan kata kembali juga, awwaab dan muniib. Kedua penyebutan memakai kerangka yang sama, dan teks tidak menyatakan bahwa penerima peringatan dan penerima janji adalah kelompok yang sama.
Kedudukan ayat ini di antara 50:31 dan 50:33 membuatnya menjadi penghubung: 50:31 menyebut penerima sebagai orang yang bertakwa, 50:33 menguraikan siapa "setiap" orang itu. Uraian itu dimulai dengan man, "orang yang", sehingga 50:33 terbaca sebagai lanjutan keterangan bagi "setiap" di 50:32.
Renungan dan Hikmah
- Kata "ini" di 50:32 menunjuk sesuatu yang sudah ada di hadapan, tanpa menyebut namanya. Di 21:109 dan 72:25 kata yang sama dengan tuu'aduuna disertai pertanyaan apakah hal itu dekat atau jauh, dan pembicaranya mengaku tidak tahu. Pembaca yang menyimpan janji sebagai urusan "nanti" dapat memperhatikan perbedaan bentuk kalimatnya: sebuah janji dapat dibicarakan dengan menunjuk, dan dapat pula dibicarakan dengan bertanya kapan. Ayat 50:32 memakai kata tunjuk. Di 19:61 janji akan taman memiliki pelaku yang disebut, yaitu Ar-Rahman kepada hamba-hamba-Nya, sedangkan di 50:32 bentuk kata kerjanya pasif. Bila sebuah janji dibawa ke dalam hari-hari biasa sebagai sesuatu yang "ini", apa saja yang berubah dalam cara menghitung jaraknya?
- Kalimat "bagi setiap" di 50:32 tidak diikuti nama kaum, nama tokoh, atau ciri keturunan. Sesudahnya datang dua sifat. Di 38:17 dan 38:30 kata awwaab dipakai untuk dua tokoh, dan di 38:19 untuk burung-burung, sehingga cakupannya tidak terkunci pada satu golongan. Pembaca yang menimbang apakah dirinya termasuk dapat mencatat bahwa ukuran yang tertulis berupa perilaku, dan asal tidak disebut. Bila ukurannya diganti dari "dari mana aku berasal" menjadi "apa yang kulakukan", pertanyaan apa yang tinggal untuk dijawab?
- Kata awwaab diterjemahkan "selalu kembali" di 38:17, 38:19, 38:30, dan 38:44, dan kata "selalu" itu menunjuk kebiasaan dan tidak menunjuk satu kejadian. Orang yang mengukur kesungguhan hidupnya dari satu momen balik arah yang besar dapat membandingkannya dengan sebutan ini, yang menggambarkan pelakunya lewat pengulangan. Di 38:44 Allah menuturkan dengan "Kami" bahwa hamba itu didapati penyabar, lalu ia disebut selalu kembali. Berapa kali dan apa yang ditinggalkan sebelum kembali tidak tertulis di ayat. Pada hari yang biasa-biasa saja, ke arah mana kebiasaan pulang itu terbentuk pelan-pelan?
- Kata hafiizh di 50:32 tidak disertai benda yang dijaga. Di 6:104 ada "atas kalian", di 11:57 dan 34:21 kata itu menyifati Tuhan atas segala sesuatu, dan di 50:4 kata yang sama dipakai tanpa objek untuk kitab. Pembaca yang membaca "menjaga" lalu langsung mengisinya dengan daftar sendiri, entah salat, entah nama baik, entah keluarga, sedang melakukan pekerjaan yang tidak diminta ayat. Pengisian itu memperlihatkan apa yang selama ini terasa paling perlu dijaga. Bila ayat membiarkan ruang itu kosong, apa yang pertama kali muncul untuk mengisinya, dan dari mana asalnya?
- Ayat 50:32 memakai dua tingkat sapaan dalam satu kalimat: janji ditujukan kepada "kalian", sedangkan sifat disebut bagi "setiap" orang tertentu. Ayat tidak menyatakan bahwa keduanya sama persis. Pembaca yang mendengar dirinya dipanggil "kalian" dapat berhenti sejenak pada kata sesudahnya, "setiap", dan membedakan antara berada dalam panggilan dan berada dalam sifat yang disebut. Dua hal itu dapat bertemu, dapat pula berjarak. Bila panggilan sudah diterima, sifat mana di antara keduanya yang masih ditunggu untuk dibuktikan?
- Dua sifat di 50:32 berbeda arah: yang pertama menyangkut gerak menuju, yang kedua menyangkut memegang. Teks Arab menyusunnya berdampingan tanpa kata sambung, dan ayat tidak menjelaskan hubungannya. Orang yang pandai kembali tetapi mudah melepaskan, atau yang teguh memegang tetapi jarang bergerak, sama-sama dapat menemukan separuh dari dirinya di sini. Dalam satu pekan terakhir, gerak dan genggaman mana yang lebih sering terjadi, dan mana yang lebih sering ditinggalkan?