يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِ

Pada hari mereka mendengar suara menggelegar dengan benar. Itu hari keluar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّyawma yasma'uuna sh-shayhata bi-l-haqqipada hari mereka mendengar suara menggelegar dengan benar
  2. ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِdzaalika yawmu l-khuruujiitu hari keluar

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. يَوْمَyawmahari
  2. يَسْمَعُونَyasma'uunamendengar
  3. الصَّيْحَةَsh-shayhatasuara keras
  4. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  5. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  6. يَوْمُyawmuhari
  7. الْخُرُوجِl-khuruujikeluar

Inti bacaan

Pembukaan (ذَٰلِكَ يَوْمُ, dzaalika yawmu) dengan bentuk yawmu persis seperti ini muncul empat kali di Al-Qur'an (50:20, 50:34, 50:42, 64:9), dan di 50:42 hari itu dinamai (الْخُرُوجِ, l-khuruuji), "keluar".

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (يَوْمَ يَسْمَعُونَ, yawma yasma'uuna) yang berarti "pada hari mereka mendengar". Kata kerja (يَسْمَعُونَ, yasma'uuna) berakar س-م-ع dan memakai bentuk yang menandai perbuatan sedang berlangsung, ditujukan kepada banyak orang yang tidak disebut namanya, sehingga terjemahan memakai "mereka". Ayat 50:41 memakai akar yang sama untuk sebuah perintah, (وَاسْتَمِعْ, wa-stami') yang berarti "dan dengarkanlah", lalu ayat ini menyebut apa yang didengar.

Kata (الصَّيْحَةَ, sh-shayhata) yang berarti "suara menggelegar" berakar ص-ي-ح dan memakai kata sandang al-. Kata bendanya muncul tiga belas kali di tiga belas ayat, yaitu 11:67, 11:94, 15:73, 15:83, 23:41, 29:40, 36:29, 36:49, 36:53, 38:15, 50:42, 54:31, dan 63:4. Terjemahan di ayat-ayat itu memakai dua padanan. Tujuh ayat yang memakai kata sandang, yaitu 11:67, 11:94, 15:73, 15:83, 23:41, 29:40, dan 50:42, semuanya memakai "suara menggelegar". Dari enam ayat tanpa kata sandang, lima memakai "teriakan", yaitu 36:29, 36:49, 36:53, 38:15, dan 63:4, dan satu memakai "suara menggelegar", yaitu 54:31. Ayat ini mengikuti keenam ayat lain yang kata sandangnya sama. Kata kerja mendengar berada satu ayat dengan kata ini di dua tempat, yaitu 50:42 dan 63:4. Di 63:4 yang didengar adalah tutur kata, (تَسْمَعْ لِقَوْلِهِمْ, tasma' li-qawlihim) yang berarti "engkau mendengarkan tutur kata mereka", sedangkan suaranya dikira ditujukan kepada mereka, (يَحْسَبُونَ كُلَّ صَيْحَةٍ عَلَيْهِمْ, yahsabuuna kulla shayhatin 'alayhim) yang berarti "mereka mengira setiap teriakan ditujukan kepada mereka". Dalam kontras dengan 63:4, ayat ini menjadikan suara itu sesuatu yang didengar, dan dari tiga belas ayat hanya 50:42 yang berbuat demikian.

Frasa (بِالْحَقِّ, bi-l-haqqi) yang berarti "dengan benar" terdiri dari awalan (بِ, bi-) yang berarti "dengan", kata sandang, dan kata benda (حَقِّ, haqqi) berakar ح-ق-ق. Tidak ada bentuk yang menyatakan tingkatan seperti "paling" di sini, sehingga terjemahan tidak memakai "sebenar-benarnya". Susunan frasa ini diikuti langsung oleh kata penunjuk (ذَٰلِكَ, dzaalika) di dua ayat, yaitu 50:19 dan 50:42, dan keduanya berada sesudah sebuah peristiwa. Di 50:19, (وَجَاءَتْ سَكْرَةُ الْمَوْتِ بِالْحَقِّ, wa-jaa'at sakratu l-mawti bi-l-haqqi) berarti "dan datanglah sakratulmaut dengan benar", lalu disusul (ذَٰلِكَ مَا كُنْتَ مِنْهُ تَحِيدُ, dzaalika maa kunta minhu tahiidu) yang berarti "yang dahulu engkau hindari itu". Di 23:41, (فَأَخَذَتْهُمُ الصَّيْحَةُ بِالْحَقِّ, fa-akhadzat-humu sh-shayhatu bi-l-haqqi) berarti "maka suara menggelegar menyambar mereka dengan benar", yaitu suara yang sama dengan ayat ini. Padanan "dengan benar" dipakai di ketiga ayat itu. Ayat ini tidak menyatakan apakah frasa tersebut menerangkan cara mendengar, suaranya, atau peristiwanya, dan terjemahan mengikuti urutan Arab tanpa memilih.

Kalimat kedua, (ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِ, dzaalika yawmu l-khuruuji) yang berarti "hari keluar", dibuka dengan (ذَٰلِكَ, dzaalika) yang berarti "itu" untuk sesuatu yang jauh, dan kalimat ini menamai hari itu. Pembukaan dzaalika yawmu dengan bentuk yawmu persis seperti ini muncul empat kali di dua surah, yaitu 50:20, 50:34, 50:42, dan 64:9, dan tiap kali menamai satu hari dengan satu kata benda: (ذَٰلِكَ يَوْمُ الْوَعِيدِ, dzaalika yawmu l-wa'iidi) yang berarti "hari yang diancamkan" di 50:20, dan (ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُلُودِ, dzaalika yawmu l-khuluudi) yang berarti "hari yang kekal" di 50:34.

Kata (الْخُرُوجِ, l-khuruuji) berakar خ-ر-ج. Kata benda ini muncul lima kali di tiga surah, yaitu 9:46, 9:83, 40:11, 50:11, dan 50:42, dan dua di antaranya berada di surah yang sama. Di 50:11, (كَذَٰلِكَ الْخُرُوجُ, kadzaalika l-khuruuju) yang berarti "demikianlah keluarnya" menutup gambaran tanah yang dihidupkan, (وَأَحْيَيْنَا بِهِ بَلْدَةً مَيْتًا, wa-ahyaynaa bihi baldatan maytan) yang berarti "dan Kami hidupkan dengannya negeri yang mati". Terjemahan memakai "keluar" di kedua ayat. Kata "keluar" di 50:42 tidak diikuti keterangan tempat dan terjemahan tidak menambahkan "dari kubur", karena tidak ada kata Arab di ayat ini yang melahirkannya. Tempat itu disebut di 70:43 bersama kata kerja yang seakar, (يَخْرُجُونَ مِنَ الْأَجْدَاثِ سِرَاعًا, yakhrujuuna mina l-ajdaatsi siraa'an) yang berarti "mereka keluar dari kubur dengan cepat".

Tafsiran

Ayat ini menjawab perintah di 50:41 dengan menyebut apa yang akan didengar dan memberi nama pada hari itu. Ayat 50:41 meminta, (وَاسْتَمِعْ يَوْمَ يُنَادِ الْمُنَادِ, wa-stami' yawma yunaadi l-munaadi) yang berarti "dan dengarkanlah pada hari penyeru memanggil", dan ayat ini mengulang kata "hari" bersama kata kerja mendengar dari akar yang sama. Dapat dibaca bahwa panggilan penyeru dan suara yang didengar adalah satu peristiwa yang disebut dari dua sisi, sisi yang memanggil dan sisi yang mendengar. Pembacaan lain menempatkan keduanya sebagai dua peristiwa yang berurutan, dan ayat-ayat ini tidak memutuskan di antara keduanya.

Kalimat kedua memberi nama, dan nama itu dipilih dari gerakan orang-orangnya. Surah ini menamai tiga hari dengan pembukaan yang sama: hari yang diancamkan di 50:20 sesudah sangkakala ditiup, hari yang kekal di 50:34 sesudah masuk ke dalam dengan sejahtera, dan hari keluar di 50:42 sesudah suara didengar. Ayat-ayat itu tidak menyatakan bahwa ketiga nama menunjuk satu hari yang sama. Nama di ayat ini menyebut apa yang dikerjakan orang-orang itu, yaitu keluar, dan tidak menyebut hukuman atau perubahan pada bumi. Kata yang sama sudah muncul di 50:11 untuk tanah mati yang dihidupkan, sehingga pembaca yang membaca surah dari awal sudah bertemu kata itu sebelum hari ini dinamai dengannya.

Ayat ini juga meninggalkan tiga hal tanpa keterangan: siapa yang mendengar, siapa yang menimbulkan suara, dan dari mana mereka keluar. Hanya yang ketiga dijawab sebagian oleh ayat sesudahnya, karena 50:44 menyebut bumi yang terbelah dari mereka. Ayat 50:43 menyebut pelaku hidup dan mati sebagai "Kami", tetapi tidak menghubungkannya dengan suara itu. Karena 50:44 membuka dengan kata "hari" lagi, ayat 50:42 sampai 50:44 dapat dibaca sebagai satu rangkaian: nama dan suara, lalu pelaku hidup dan mati, lalu bumi dan pengumpulan. Siapa yang mendengar tetap dijawab dengan kata "mereka" saja.

Renungan dan Hikmah

  • Nama hari di ayat ini menyebut gerakan orang-orangnya dan tidak menyebut apa yang mereka tinggalkan. Pembaca yang sedang menutup satu bagian hidupnya, misalnya pindah rumah, berganti pekerjaan, atau melepas kebiasaan lama, dapat memperhatikan nama apa yang dipakai kepalanya untuk hari itu, "hari kehilangan" atau "hari pindah". Nama yang dipilih menentukan bagian mana dari hari itu yang lebih dulu tampak. Nama apa yang sedang dipakai untuk hari yang akan tiba?
  • Ayat 50:41 meminta orang mendengarkan lebih dulu, dan ayat ini menyebut apa yang akan terdengar. Urutan itu menaruh dua jenis mendengar dalam dua ayat yang bersambung: mendengar karena diminta dan mendengar karena suaranya sudah datang. Orang yang menunggu kabar penting di dekat telepon sudah mendengar jauh sebelum telepon itu berdering, sebab telinganya sudah terarah pada satu suara tertentu. Ayat ini membuka kemungkinan membaca perintah di 50:41 sebagai latihan untuk suara di 50:42. Suara apa yang sudah ditunggu telinga pembaca hari ini, dan apakah telinga itu sudah terarah ke sana?
  • Frasa dengan benar dipasang pada suara ini, dan di 50:19 pada kedatangan sakratulmaut yang disebut sebagai hal yang dahulu dihindari. Dua ayat dalam satu surah memakai frasa yang sama untuk dua peristiwa yang berbeda. Ayat-ayat itu tidak menyebut siapa yang membenarkan, dan tidak menyebut apa yang tadinya diragukan. Pembaca yang lama menimbang sebuah kabar sebagai kemungkinan dapat membayangkan perbedaannya ketika kabar itu tiba dalam bentuk suara yang sedang didengar. Apa yang berubah pada orang yang sebelumnya menimbang-nimbang, ketika sudah tidak ada yang perlu ditimbang?
  • Ayat 50:11 memuat firman Allah "Kami hidupkan dengannya negeri yang mati" lalu menutup dengan kalimat demikianlah keluarnya, dan kata yang sama dipakai sebagai nama hari di ayat ini. Pembaca yang pernah melihat tanah kering di tepi jalan menghijau beberapa hari sesudah hujan sudah menyaksikan gambaran yang dipakai surah ini untuk hari itu. Pada tanah itu tidak ada pengumuman dan tidak ada yang bertanya kapan tumbuhnya dimulai. Rumput yang menembus aspal di pinggir jalan dapat dibaca ulang sebagai potongan kecil dari kata "keluar". Apa lagi yang pernah dilihat pembaca keluar dari tempat yang tampak mati?
  • Kata kerja mendengar ditujukan kepada "mereka" tanpa nama, tanpa ciri, dan tanpa syarat apa pun bagi yang mendengar. Pembaca dapat memperhatikan ke mana kata itu ditaruhnya saat membaca ayat ini, pada orang lain, pada orang-orang di masa yang jauh, atau pada kelompok luas yang juga memuat dirinya. Ayat ini tidak membagi kelompok itu, dan pembagiannya baru muncul di kepala pembaca. Pelaku hidup dan mati di 50:43 disebut Allah dengan kata "Kami", tetapi ayat-ayat itu tidak memilah "mereka" menjadi kelompok. Daftar peserta sebuah acara terbaca berbeda bagi orang yang namanya tercantum di dalamnya dan bagi orang yang tidak. Di bagian daftar yang mana pembaca menaruh dirinya setiap kali kata "mereka" lewat?
  • Suara di ayat ini tunggal, sedangkan yang mendengarnya banyak. Di 50:21, dua puluh satu ayat sebelumnya, setiap jiwa datang dengan penggiring dan saksi masing-masing, sehingga bagian itu berbicara tentang tiap orang satu per satu. Ayat ini berbicara tentang banyak orang yang mendengar hal yang sama pada saat yang sama, dan di 50:43 Allah menyebut tempat kembali mereka semua dengan kata "kepada Kamilah". Orang yang berdiri di peron stasiun ketika pengumuman keberangkatan terdengar tahu bahwa semua orang mendengar kalimat yang sama, tetapi masing-masing mengangkat tasnya sendiri. Apa yang dibawanya sendiri ketika suara yang didengar semua orang itu sampai kepadanya?