يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِ

Pada hari mereka mendengar suara dahsyat dengan sebenar-benarnya. Itulah hari keluar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَوْمَ يَسْمَعُونَ الصَّيْحَةَ بِالْحَقِّyawma yasma'uuna sh-shayhata bi-l-haqqipada hari mereka mendengar suara dahsyat dengan sebenar-benarnya
  2. ذَٰلِكَ يَوْمُ الْخُرُوجِdzaalika yawmu l-khuruujiitulah hari keluar

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. يَوْمَyawmahari
  2. يَسْمَعُونَyasma'uunamendengar
  3. الصَّيْحَةَsh-shayhatasuara keras
  4. بِالْحَقِّbi-l-haqqidengan kebenaran
  5. ذَٰلِكَdzaalikaitu
  6. يَوْمُyawmuhari
  7. الْخُرُوجِl-khuruujikeluar

Inti bacaan

Momen 'suara dahsyat dengan sebenar-benarnya. hari ketika manusia keluar dari kubur', puncak dari seruan yang diperingatkan sebelumnya, terwujud nyata pada waktunya.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(ketika manusia)' dan '(dari kubur)' tidak dipakai. 'Dzaalika' (jauh) benar diterjemahkan 'itulah'.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa suara dahsyat itu menandai hari kebangkitan manusia dari kubur.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menamai harinya hari keluar. Bukan hari hancur. Hari keluar.
  • Frasa dengan sebenar-benarnya ditambahkan pada mendengarnya. Bukan samar. Terdengar jelas.
  • Nama itu dipilih Allah dari sudut yang bangkit. Bukan dari sudut yang runtuh. Yang keluar, bukan yang berakhir.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.