إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُ وَإِلَيْنَا الْمَصِيرُ

Sesungguhnya Kamilah yang menghidupkan dan mematikan, dan kepada Kamilah tempat kembali,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّا نَحْنُ نُحْيِي وَنُمِيتُinnaa nahnu nuhyii wa-numiitusesungguhnya Kamilah yang menghidupkan dan mematikan
  2. وَإِلَيْنَا الْمَصِيرُwa-ilaynaa l-mashiirudan kepada Kamilah tempat kembali

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya Kami
  2. نَحْنُnahnuKami
  3. نُحْيِيnuhyiiKami menghidupkan
  4. وَنُمِيتُwa-numiitudan Kami mematikan
  5. وَإِلَيْنَاwa-ilaynaadan kepada Kami
  6. الْمَصِيرُl-mashiirutempat kembali

Inti bacaan

Penegasan otoritas menyeluruh 'Kamilah yang menghidupkan dan mematikan, dan kepada Kamilah tempat kembali', siklus lengkap kehidupan-kematian-kembali yang berada dalam satu kendali yang sama.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan otoritas mutlak Allah atas hidup, mati, dan tempat kembali seluruh makhluk.

Renungan dan Hikmah

  • Tiga hal disebut Allah dalam satu kalimat. Menghidupkan. Mematikan. Tempat kembali.
  • Yang menghidupkan dan yang mematikan sama. Bukan dua kuasa. Satu.
  • Penegasan ini menyusul hari keluar yang Allah sebut sebelumnya. Harinya dulu. Yang mengeluarkan kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-y-y, m-w-t, s-y-r): nuhyii wa numiit diterjemahkan 'menghidupkan & mematikan' (akar h-y-y + akar m-w-t); al-masiir diterjemahkan 'tempat kembali' (akar s-y-r). gloss '(seluruh makhluk)' dibuang.