الَّذِينَ هُمْ فِي غَمْرَةٍ سَاهُونَ

orang-orang yang terbenam dalam kelalaian lagi lupa,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. الَّذِينَ هُمْ فِي غَمْرَةٍ سَاهُونَalladziina hum fii ghamratin saahuunaorang-orang yang terbenam dalam kelalaian lagi lupa

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. الَّذِينَalladziinaorang-orang yang
  2. هُمْhummereka
  3. فِيfiidalam
  4. غَمْرَةٍghamratinkelalaian
  5. سَاهُونَsaahuunalalai

Inti bacaan

Diagnosis lanjutan 'orang-orang yang terbenam dalam kelalaian lagi lupa', kondisi tenggelam dalam kelalaian yang disengaja, bukan ketidaktahuan yang tulus.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(yaitu)' tidak dipakai: ayat ini adalah keterangan lanjutan yang menjelaskan 'al-kharraasuun' dari 51:10.

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan lebih lanjut para penerka sebagai orang-orang yang tenggelam dalam kelalaian.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai kata terbenam, bukan kata lalai saja. Bukan sekilas. Tenggelam.
  • Dua keadaan disebut: kelalaian dan lupa. Yang satu tidak peduli. Yang lain tidak ingat.
  • Kalimat ini menerangkan sebutan di ayat sebelumnya. Allah tidak membiarkannya kabur. Yang dicela diberi ciri.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar gh-m-r, s-h-w): fii ghamrah saahuun diterjemahkan 'terbenam dalam kelalaian lagi lupa' (akar gh-m-r + akar s-h-w, kelalaian/kebodohan, bukan dalaal; cf. 23:63). gloss '(dalam kebodohan)/(dari urusan akhirat)' dibuang.