يَسْأَلُونَ أَيَّانَ يَوْمُ الدِّينِ

mereka bertanya, “Kapankah Hari Pertanggungjawaban?”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. يَسْأَلُونَyas'aluunamereka bertanya
  2. أَيَّانَ يَوْمُ الدِّينِayyaana yawmu d-diinikapankah Hari Pertanggungjawaban

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. يَسْأَلُونَyas'aluunamereka bertanya
  2. أَيَّانَayyaanakapankah
  3. يَوْمُyawmuhari
  4. الدِّينِd-diiniPertanggungjawaban

Inti bacaan

Susunan ayat ini paling dekat dengan 75:6; di 75:6 kata kerjanya tunggal, pelakunya manusia yang disebut di 75:5, dan hari itu disebut hari Kiamat.

Penjelasan pilihan kata

Kata (يَسْأَلُونَ, yas'aluuna) berarti "mereka bertanya". Kata kerja ini berasal dari akar س-أ-ل, berbentuk masa kini, dan pelakunya jamak. Pelakunya para penerka di 51:10, yang di 51:11 disebut lengah dalam kelalaian. Karena kalimatnya masih berlanjut dari dua ayat sebelumnya, terjemahan ayat ini diawali huruf kecil. Bentuk masa kini menyebut pertanyaan itu sebagai perbuatan mereka yang sedang berlangsung. Bentuk yang sama dengan tambahan kata ganti "kepadamu" ada di 7:187 dan 79:42, ketika orang-orang bertanya kepada Rasul. Di 51:12 kata ganti itu tidak ada, sehingga ayat ini tidak menyebut kepada siapa pertanyaan itu diajukan.

Kata (أَيَّانَ, ayyaana) berarti "kapankah" dan menanyakan waktu. Kata ini muncul di enam ayat, yaitu 7:187, 16:21, 27:65, 51:12, 75:6, dan 79:42. Di 7:187 dan 79:42 kata ini ada dalam (يَسْأَلُونَكَ عَنِ السَّاعَةِ أَيَّانَ مُرْسَاهَا, yas'aluunaka 'ani s-saa'ati ayyaana mursaahaa) yang berarti "mereka bertanya kepadamu tentang Saat itu, kapan tibanya". Di 16:21 dan 27:65 kata ini ada dalam (وَمَا يَشْعُرُونَ أَيَّانَ يُبْعَثُونَ, wa maa yasy'uruuna ayyaana yub'atsuuna) yang berarti "dan mereka tidak menyadari kapan mereka dibangkitkan". Di keenam ayat itu ayyaana menanyakan waktu Saat itu, hari akhir, atau kebangkitan.

Susunan yang paling dekat dengan ayat ini ada di 75:6, yaitu (يَسْأَلُ أَيَّانَ يَوْمُ الْقِيَامَةِ, yas'alu ayyaana yawmu l-qiyaamati) yang berarti "ia bertanya, kapankah hari Kiamat". Kedua ayat dibuka dengan kata kerja bertanya, lalu ayyaana, lalu kata (يَوْمُ, yawmu) yang berarti "hari". Di 75:6 kata kerjanya tunggal, pelakunya manusia yang disebut di 75:5, dan hari itu disebut hari Kiamat. Di 51:12 kata kerjanya jamak, dan hari itu disebut dengan kata d-diini.

Kata (الدِّينِ, d-diini) berasal dari akar د-ي-ن. Kata ini datang sesudah yawmu dan menerangkan hari yang dimaksud. Susunan yawmu d-diini diterjemahkan "Hari Pertanggungjawaban" di semua kemunculannya, termasuk 1:4, 37:20, dan 82:17. Surah ini sudah memakai kata yang sama di 51:6, dalam (وَإِنَّ الدِّينَ لَوَاقِعٌ, wa inna d-diina la-waaqi'un) yang berarti "dan sesungguhnya pertanggungjawaban pasti terjadi". Di 51:6 kata itu muncul dalam pernyataan, dan di 51:12 muncul dalam pertanyaan.

Pertanyaan dalam bahasa Arabnya hanya terdiri atas kata tanya dan nama hari itu. Tidak ada kata kerja seperti "tiba" atau "terjadi", dan terjemahannya mengikuti susunan itu: "Kapankah Hari Pertanggungjawaban?" Tanda petik dipakai karena ayat ini menyampaikan pertanyaan mereka secara langsung.

Tafsiran

Ayat ini menyebut apa yang dikatakan para penerka sesudah keadaan mereka disebut di 51:11. Surah ini dibuka dengan sumpah, lalu 51:5 sampai 51:6 menyatakan bahwa apa yang dijanjikan pasti benar dan pertanggungjawaban pasti terjadi. Pernyataan itu menyebut kepastiannya tanpa menyebut waktunya. Pertanyaan di 51:12 menanyakan waktu, yaitu bagian yang tidak disebut di awal surah.

Jawabannya datang di ayat berikutnya. Ayat 51:13 dibuka dengan (يَوْمَ, yawma) yang berarti "pada hari", lalu menyebut keadaan mereka ketika diuji di atas api. Pertanyaan tentang kapan dijawab dengan keadaan mereka pada hari itu, tanpa tanggal. Ayat 51:14 lalu menyebut bahwa hari itu dahulu mereka minta agar disegerakan, sehingga pertanyaan mereka terbaca sebagai tantangan.

Pertanyaan dengan ayyaana di 7:187 dan 79:42 diikuti jawaban tentang waktu itu. Di 7:187 jawaban yang diperintahkan ialah bahwa pengetahuan tentangnya ada pada Tuhan, dan tidak ada yang dapat menjelaskan waktu terjadinya kecuali Dia. Sesudah pertanyaan di 79:42, Rasul ditanya di 79:43, "Untuk apa engkau menyebut-nyebutnya?", lalu 79:44 menyebut bahwa kesudahannya ada pada Tuhannya. Di 16:21 dan 27:65 orang-orang disebut tidak menyadari kapan mereka dibangkitkan. Di 37:20 orang-orang berkata, "Celakalah kami!", lalu menyebut hari itu dengan nama yang sama, Hari Pertanggungjawaban. Pertanyaan tentang waktu berakhir ketika hari itu sudah di hadapan mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Para penerka bertanya kapan Hari Pertanggungjawaban, dan 51:13 menjawab dengan keadaan mereka pada hari itu, yaitu diuji di atas api. Jawaban itu tidak memberi tanggal, tetapi memberi gambaran tentang di mana mereka akan berada. Orang yang menunggu kepastian waktu sebelum bersiap sering lupa bertanya tentang keadaannya sendiri ketika waktu itu datang. Pembaca dapat membayangkan bahwa hari itu tiba besok pagi, lalu memeriksa keadaan apa yang akan dibawanya.
  • Surah ini menyatakan di 51:6 bahwa pertanggungjawaban pasti terjadi, lalu para penerka di 51:12 menanyakan waktunya. Pernyataan pasti dan waktu yang tidak disebut ada bersama dalam satu surah. Seseorang bisa menerima bahwa sesuatu pasti datang, tetapi menunda bersiap karena tanggalnya belum diketahui. Banyak orang mengenal kematian dengan cara yang sama, sebagai hal yang pasti datang tanpa tanggal yang diketahui. Berapa banyak persiapan yang masih ditunda pembaca dengan alasan waktunya belum jelas?
  • Ayat 7:187 menyebut bahwa kiamat tidak akan datang kecuali secara tiba-tiba. Allah menyimpan waktunya dan menyampaikan kepastiannya. Orang yang tidak mendapat jawaban tentang waktu kadang menyimpulkan bahwa hal itu tidak akan datang. Ayat 16:21 dan 27:65 menyebut orang-orang yang tidak menyadari kapan mereka dibangkitkan, dan ketidaktahuan itu tidak membatalkan kebangkitan mereka.
  • Ayat 51:14 menyebut bahwa hari itu dahulu mereka minta agar disegerakan. Pertanyaan kapan dari mereka berjalan bersama permintaan itu, sehingga nadanya lebih dekat ke tantangan daripada ke keinginan untuk tahu. Orang yang ragu pada sebuah peringatan bisa berkata akan percaya bila buktinya sudah datang. Allah menyebut di 51:14 bahwa ketika hari itu datang, mereka disuruh merasakan cobaan yang dahulu mereka minta disegerakan. Pembaca dapat memeriksa apakah ada peringatan yang masih ditantangnya dengan cara serupa.
  • Di 37:20 orang-orang berkata, "Celakalah kami!", lalu menyebut hari itu dengan namanya. Nama hari yang sama dipakai di 51:12 dalam pertanyaan dan di 37:20 dalam pengakuan. Di antara keduanya ada kedatangan hari itu sendiri. Pengakuan yang datang sesudah hari itu tiba tidak lagi mengubah keadaan orang yang mengucapkannya. Pembaca yang masih mempunyai waktu dapat memeriksa perbuatan mana yang akan ditanyakan kepadanya pada hari itu.
  • Di 79:42 orang-orang bertanya kepada Rasul tentang kapan tibanya Saat itu, lalu 79:43 menanyakan untuk apa Rasul menyebut-nyebutnya, dan 79:44 menyebut bahwa kesudahannya ada pada Tuhannya. Rasul sendiri tidak diberi tugas menetapkan waktunya. Perbincangan tentang tanda-tanda akhir zaman dan perhitungan tahunnya mudah menyita waktu dan perhatian. Pembaca yang gemar perbincangan semacam itu dapat menimbang berapa banyak dari waktunya yang habis untuk menebak, dan berapa yang dipakai untuk bersiap.