هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ الْمُكْرَمِينَ
Sudahkah sampai kepadamu tuturan tentang tamu Ibrahim yang dimuliakan?
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- هَلْ أَتَاكَ حَدِيثُ ضَيْفِ إِبْرَاهِيمَ الْمُكْرَمِينَhal ataaka hadiitsu dhayfi ibraahiima l-mukramiinasudahkah sampai kepadamu tuturan tentang tamu Ibrahim yang dimuliakan
Terjemahan per kata (6 kata)
- هَلْhalapakah
- أَتَاكَataakadatang kepadamu
- حَدِيثُhadiitsukisah
- ضَيْفِdhayfitamu
- إِبْرَاهِيمَibraahiimaIbrahim
- الْمُكْرَمِينَl-mukramiinaorang-orang yang dimuliakan
Inti bacaan
Pembukaan narasi 'cerita tentang tamu Ibrahim yang dimuliakan', transisi menuju kisah konkret sebagai ilustrasi lebih lanjut dari prinsip-prinsip yang telah dibahas.
Tafsiran
Ayat ini membuka kisah tamu mulia Ibrahim sebagai pelajaran bagi pendengar.
Renungan dan Hikmah
- Tamunya disebut Allah dimuliakan sebelum kisahnya mulai. Bukan tamu biasa. Sudah dinilai.
- Kisahnya dibuka dengan pertanyaan, bukan penuturan. Bukan dahulu kala. Sudahkah sampai.
- Kisah ini Allah taruh sesudah sumpah tentang kebenaran janji. Sumpahnya dulu. Ceritanya kemudian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
keluarga krm pemakaian diteruskan (mulia/memuliakan/dimuliakan, terjemahan lain konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi krm/mjd: kariim diterjemahkan 'mulia' (takrif 'Sang Mulia' 82:6, 44:49; elatif akram diterjemahkan 'paling mulia' 96:3); majiid diterjemahkan 'luhur' (takrif 'Yang Luhur' 50:1, 85:15). Pembeda kitab: 56:77 kariim 'mulia' vs 85:21 majiid 'luhur'. Keluarga krm pemakaian diteruskan (memuliakan/dimuliakan); cabang-benda kariim didokumentasi (56:44). 'agung' tetap tercadang azhiim. of la'iim… A thing highly esteemed or prized; excellent, PRECIOUS'.