فَرَاغَ إِلَىٰ أَهْلِهِ فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِينٍ
Maka, ia pergi diam-diam menemui keluarganya, lalu datang membawa anak sapi gemuk,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَرَاغَ إِلَىٰ أَهْلِهِfa-raagha ilaa ahlihimaka, ia pergi diam-diam menemui keluarganya
- فَجَاءَ بِعِجْلٍ سَمِينٍfa-jaa'a bi-'ijlin samiininlalu datang membawa anak sapi gemuk
Terjemahan per kata (6 kata)
- فَرَاغَfa-raaghalalu ia berpaling diam-diam
- إِلَىٰilaakepada
- أَهْلِهِahlihikeluarganya
- فَجَاءَfa-jaa'amaka datang
- بِعِجْلٍbi-'ijlindengan anak sapi
- سَمِينٍsamiininyang gemuk
Inti bacaan
Kemurahan hati bergegas 'datang membawa anak sapi gemuk', respons cepat menyediakan hidangan terbaik tanpa menunggu diminta, teladan keramahtamahan yang proaktif.
Tafsiran
Ayat ini menggambarkan kesigapan Ibrahim menjamu tamunya dengan hidangan terbaik.
Renungan dan Hikmah
- Ia pergi diam-diam, bukan menyuruh orang. Allah merekam langkahnya. Sendiri menyiapkan.
- Yang dibawa anak sapi gemuk, bukan seadanya. Bukan sisa. Yang terbaik.
- Salamnya Allah sebut lebih dulu. Disambut salam. Baru dijamu.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-w-gh, a-h-l, j-y-a, '-j-l, s-m-n): raagha ilaa ahlihi diterjemahkan 'pergi diam-diam menemui keluarganya' (akar r-w-gh + akar '-h-l); ijl samiin diterjemahkan 'anak sapi gemuk' (akar '-j-l + akar s-m-n). gloss '(Ibrahim)/(kembali)/(daging)/(yang dibakar)' dibuang.