فَأَقْبَلَتِ امْرَأَتُهُ فِي صَرَّةٍ فَصَكَّتْ وَجْهَهَا وَقَالَتْ عَجُوزٌ عَقِيمٌ
Maka, istrinya datang sambil berteriak, lalu menepuk wajahnya sendiri dan berkata, “Perempuan tua yang mandul.”
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- فَأَقْبَلَتِ امْرَأَتُهُ فِي صَرَّةٍfa-aqbalati mra'atuhu fii sharratinmaka, istrinya datang sambil berteriak
- فَصَكَّتْ وَجْهَهَاfa-shakkat wajhahaalalu, menepuk wajahnya sendiri
- وَقَالَتْwa-qaalatdan berkata
- عَجُوزٌ عَقِيمٌ'ajuuzun 'aqiimunperempuan tua yang mandul
Terjemahan per kata (9 kata)
- فَأَقْبَلَتِfa-aqbalatimaka datanglah
- امْرَأَتُهُmra'atuhuistrinya
- فِيfiidengan
- صَرَّةٍsharratinjeritan
- فَصَكَّتْfa-shakkatmaka ia menepuk
- وَجْهَهَاwajhahaawajahnya
- وَقَالَتْwa-qaalatdan ia berkata
- عَجُوزٌ'ajuuzunperempuan tua
- عَقِيمٌ'aqiimunmandul
Inti bacaan
Reaksi jujur 'perempuan tua yang mandul', keraguan manusiawi yang diungkapkan terbuka terhadap sesuatu yang tampak mustahil secara biologis.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Aku)' tidak dipakai: ucapan elips 'ajuuzun aqiimun' dibiarkan berdiri tanpa subjek eksplisit, sesuai struktur Arab dan disiplin elipsis. Kutipan dibuka dan ditutup dalam ayat ini sendiri.
Tafsiran
Ayat ini mencatat keterkejutan istri Ibrahim mendengar kabar kehamilan di usia tua dan kemandulannya.
Renungan dan Hikmah
- Allah merekam reaksi tubuh, bukan cuma ucapan. Berteriak. Menepuk wajah.
- Yang diucapkan tentang dirinya sendiri. Bukan membantah tamunya. Menyebut keadaannya.
- Kalimatnya pendek dan tanpa subjek. Allah membiarkannya begitu. Yang terkejut memang jarang bicara lengkap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar q-b-l, m-r-a, s-r-r, s-k-k, w-j-h, q-w-l, '-j-z, '-q-m): aqbalat imra'atuhu fii sarrah diterjemahkan 'istrinya datang sambil berteriak' (akar q-b-l + akar m-r-' + akar s-r-r); sakkat wajhahaa diterjemahkan 'menepuk wajahnya' (akar s-k-k + akar w-j-h); ajuuz aqiim diterjemahkan 'perempuan tua yang mandul' (akar '-j-z + akar '-q-m). gloss '(terperanjat)/(sendiri)/(Aku ini)' dibuang.