قَالُوا كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِ ۖ إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيمُ الْعَلِيمُ

Mereka berkata, “Demikianlah Tuhanmu berfirman. Sesungguhnya Dialah Sang Penuh Hikmah lagi Sang Berilmu.”

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. كَذَٰلِكِ قَالَ رَبُّكِkadzaaliki qaala rabbukidemikianlah Tuhanmu berfirman
  3. إِنَّهُ هُوَ الْحَكِيمُ الْعَلِيمُinnahu huwa l-hakiimu l-aliimusesungguhnya Dialah Sang Penuh Hikmah lagi Sang Berilmu
Catatan pilihan kata (ringkas)

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: sebutan 'Maha Bijaksana' diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah' (takrif corpus); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU rendering: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. ⚠ hukm = passthrough terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:5712:4012:67 tiga rendering). Lih.. Glos kitab (618): adh-dhikr al-hakiim = 'decides judicially' / 'FREE FROM DEFECT; no incongruity' ( diterjemahkan QS 4:82, uji metodologi kita).

Aplikasi

Jawaban tegas 'demikianlah Tuhanmu berfirman', otoritas ilahi yang tidak terikat batasan alamiah biasa, menjawab keraguan dengan kepastian.