وَالْأَرْضَ فَرَشْنَاهَا فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَ

Dan bumi, Kami hamparkan; maka sebaik-baik yang menghamparkan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  2. فَرَشْنَاهَاfarasynaahaaKami hamparkan ia
  3. فَنِعْمَ الْمَاهِدُونَfa-ni'ma l-maahiduunamaka sebaik-baik yang menghamparkan

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. وَالْأَرْضَwa-l-ardhadan bumi
  2. فَرَشْنَاهَاfarasynaahaaKami menghamparkannya
  3. فَنِعْمَfa-ni'mamaka sebaik-baik
  4. الْمَاهِدُونَl-maahiduunayang menghamparkan

Inti bacaan

Pujian eksplisit 'bumi Kami hamparkan; maka sebaik-baik yang menghamparkan', pengakuan kualitas terbaik dalam proses penataan bumi sebagai tempat tinggal yang layak.

Tafsiran

Ayat ini menambahkan bumi yang terhampar sebagai tanda kebesaran lain, dengan pujian atas kesempurnaan penghamparan itu.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memuji pekerjaan-Nya sendiri sesudah menyebutkannya. Kami hamparkan. Sebaik-baik yang menghamparkan.
  • Langitnya dibangun, buminya dihamparkan. Yang satu ditegakkan. Yang lain digelar.
  • Pasangan disebut Allah sesudah keduanya. Langitnya. Buminya. Lalu segala sesuatu berpasangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-r-d, f-r-sh, n-'-m, m-h-d): farashnaahaa diterjemahkan 'menghamparkannya' (akar f-r-sh); ni'ma l-maahiduun diterjemahkan 'sebaik-baik yang menghamparkan' (akar m-h-d). gloss '(Kami adalah)/(Zat)' dibuang.