كَذَٰلِكَ مَا أَتَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ مِنْ رَسُولٍ إِلَّا قَالُوا سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌ
Demikianlah, tidak datang seorang rasul pun kepada orang-orang sebelum mereka, kecuali mereka berkata, “Penyihir atau orang gila.”
Terjemahan bertahap (5 jeda)
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- مَا أَتَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْmaa ataa lladziina min qablihimtidak datang kepada orang-orang sebelum mereka
- مِنْ رَسُولٍmin rasuulinseorang rasul pun
- إِلَّا قَالُواillaa qaaluukecuali mereka berkata
- سَاحِرٌ أَوْ مَجْنُونٌsaahirun aw majnuununpenyihir atau orang gila
Terjemahan per kata (13 kata)
- كَذَٰلِكَka-dzaalikademikianlah
- مَاmaatidaklah
- أَتَىataadatang
- الَّذِينَlladziinaorang-orang yang
- مِنْmindari
- قَبْلِهِمْqablihimsebelum mereka
- مِنْmindari
- رَسُولٍrasuulinrasul
- إِلَّاillaakecuali
- قَالُواqaaluumereka berkata
- سَاحِرٌsaahirunpenyihir
- أَوْawatau
- مَجْنُونٌmajnuununorang gila
Inti bacaan
Pola universal penolakan 'tidak datang seorang rasul pun kepada orang-orang sebelum mereka kecuali mereka berkata: penyihir atau orang gila', konsistensi respons penolakan lintas zaman yang sama persis.
Penjelasan pilihan kata
'Kadzaalika' diterjemahkan 'demikianlah', konsisten dengan 50:11. Tambahan '(Ia)' tidak dipakai: ucapan elips 'saahirun aw majnuunun' dibiarkan tanpa subjek eksplisit sesuai struktur Arab, sama seperti pola identik di 51:39. Kutipan dibuka oleh 'qaaluu' dan ditutup dalam ayat ini sendiri.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan pola berulang sepanjang sejarah: tuduhan sihir atau kegilaan selalu menyertai penolakan terhadap rasul.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut tak seorang rasul pun luput dari tuduhan itu. Tak ada kekecualian. Yang berulang bukan kebetulan, melainkan pola.
- Dua tuduhan yang sama dipakai tiap kali: penyihir atau orang gila. Pilihan yang itu-itu juga. Yang menolak pun tak menemukan kata baru.
- Allah menaruh keterangan ini untuk menghibur, bukan untuk mencela. Sesudah penolakan yang baru terjadi. Yang mengalaminya diberi tahu bahwa ia tidak sendirian.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-t-y, q-b-l, r-s-l, q-w-l, s-h-r, j-n-n): maa ataa…min rasuul illaa qaaluu saahir aw majnuun diterjemahkan 'tidak datang rasul kecuali mereka berkata: penyihir atau gila' (akar r-s-l + akar s-h-r + akar j-n-n, tuduhan IDENTIK lintas generasi, cf. 51:39, 38:4). Selaras.