أَتَوَاصَوْا بِهِ ۚ بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَ

Apakah mereka saling mewariskannya? Bahkan, mereka adalah kaum yang melampaui batas.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَتَوَاصَوْا بِهِa-tawaashaw bihiapakah mereka saling mewariskannya
  2. بَلْ هُمْ قَوْمٌ طَاغُونَbal hum qawmun thaaghuunabahkan, mereka adalah kaum yang melampaui batas

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. أَتَوَاصَوْاa-tawaashawapakah mereka saling berpesan
  2. بِهِbihipadanya
  3. بَلْbalbahkan
  4. هُمْhummereka
  5. قَوْمٌqawmunkaum
  6. طَاغُونَthaaghuunaorang-orang yang melampaui batas

Inti bacaan

Pertanyaan mengejutkan 'apakah mereka saling mewariskannya?' dijawab 'bahkan mereka adalah kaum yang melampaui batas', kesamaan pola tuduhan lintas generasi muncul dari watak yang sama, bukan konspirasi terencana.

Tafsiran

Ayat ini mempertanyakan asal pola tuduhan yang seragam itu: kesamaan sikap durhaka, bukan pewarisan sengaja.

Renungan dan Hikmah

  • Allah bertanya apakah tuduhan itu diwariskan. Bunyinya sama di tiap zaman. Seolah diturunkan.
  • Jawabannya diberikan di kalimat yang sama. Bukan diwariskan. Wataknya yang sama.
  • Keseragaman itu dipakai Allah sebagai bukti. Bukan kebetulan. Yang sama wataknya menghasilkan kalimat yang sama.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar w-s-y, q-w-m, t-gh-y): a-tawaasaw bihi bal hum qawm taaghuun diterjemahkan 'apakah mereka saling mewariskannya? Bahkan mereka kaum yang melampaui batas' (akar w-s-y + akar t-gh-y putaran 124, keSAMAan tuduhan bukan karena saling berpesan, melainkan gejala bersama tughyaan; konsistensi-irasional menyingkap sifat, sepola metode koherensi terjemahan ini). Selaras.