وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ

Dan berilah peringatan, karena sesungguhnya peringatan bermanfaat bagi orang-orang beriman.

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. وَذَكِّرْwa-dzakkirdan berilah peringatan
  2. فَإِنَّ الذِّكْرَىٰfa-inna dz-dzikraakarena sesungguhnya peringatan
  3. تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَtanfa'u l-mu'miniinabermanfaat bagi orang-orang beriman

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَذَكِّرْwa-dzakkirdan berilah peringatan
  2. فَإِنَّfa-innamaka sesungguhnya
  3. الذِّكْرَىٰdz-dzikraaperingatan
  4. تَنْفَعُtanfa'ubermanfaat
  5. الْمُؤْمِنِينَl-mu'miniinaorang-orang beriman

Inti bacaan

Frasa (تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ, tanfa'u l-mu'miniina) hanya muncul satu kali di Al-Qur'an, yaitu di 51:55.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (وَ, wa) yang berarti "dan", yang menyambung perintah di sini dengan perintah berpaling di 51:54, lalu (ذَكِّرْ, dzakkir) yang berarti "berilah peringatan". Kata (ذَكِّرْ, dzakkir) yang berarti "berilah peringatan" berakar ذ-ك-ر, dan pada kata itu huruf kedua akar bertasydid. Data morfologi Al-Qur'an menandainya sebagai bentuk kedua yang ditujukan kepada satu orang. Bentuk lain dari akar yang sama menyebut orang yang mengingat untuk dirinya sendiri: (ذَكَرَهُ, dzakarahu) yang berarti "mengingatnya" di 74:55 dan 80:12, dan (يَذَّكَّرُ, yadzdzakkaru) yang berarti "dia mengambil pelajaran" di 80:4. Di dalam Surah 51 akar itu sudah tampil di 51:49 pada (تَذَكَّرُونَ, tadzakkaruuna) yang berarti "kalian mengambil pelajaran".

Bentuk (ذَكِّرْ, dzakkir) yang berarti "berilah peringatan", dengan atau tanpa awalan dan akhiran, muncul tujuh kali di tujuh surah, yaitu 6:70, 14:5, 50:45, 51:55, 52:29, 87:9, dan 88:21. Terjemahan memakai "berilah peringatan" di 50:45, 52:29, 87:9, dan 88:21, memakai "peringatkanlah" di 6:70, dan memakai "ingatkanlah" di 14:5. Tiga ayat memberi perintah itu sebuah keterangan: (بِهِ, bihi) yang berarti "dengannya" di 6:70, (هُمْ, hum) yang berarti "mereka" di 14:5, dan (بِالْقُرْآنِ, bi-l-qur'aani) yang berarti "dengan Al-Qur'an" di 50:45. Di 51:55 perintah itu berdiri sendiri, demikian pula di 52:29, 87:9, dan 88:21.

Kata (فَ, fa) yang berarti "karena" menghubungkan perintah dengan alasannya, dan (إِنَّ, inna) yang berarti "sesungguhnya" menegaskan isi alasan itu. Terjemahan memilih "karena" sebab kalimat sesudah perintah menjawab mengapa peringatan diberikan. Rangkaian (فَإِنَّ, fa-inna) yang berarti "maka sesungguhnya" ada dua kali dalam Surah 51, yaitu di 51:55 dan 51:59, dan terjemahan 51:59 menulisnya "Maka, sesungguhnya".

Bentuk (الذِّكْرَىٰ, dz-dzikraa) yang berarti "peringatan" berakar ذ-ك-ر, sama dengan kata kerja di awal ayat, dan memakai kata sandang tertentu pada awalnya sehingga terjemahan cukup menulis "peringatan". Data morfologi menandainya berjenis perempuan. Bentuk itu muncul enam kali di enam surah, yaitu 6:68, 44:13, 51:55, 80:4, 87:9, dan 89:23. Terjemahan memakai "peringatan" di 44:13, 51:55, 87:9, dan 89:23, memakai "pelajaran" di 80:4, dan memakai "ingat kembali" di 6:68. Bentuk tak tentu (ذِكْرَىٰ, dzikraa) yang berarti "peringatan" muncul empat belas kali di sebelas surah, yaitu 6:69, 6:90, 7:2, 11:114, 11:120, 21:84, 26:209, 29:51, 38:43, 39:21, 40:54, 50:8, 50:37, dan 74:31, sebagian dengan huruf penyambung di depannya. Dua di antaranya diikuti (لِلْمُؤْمِنِينَ, li-l-mu'miniina) yang berarti "bagi orang-orang beriman", yaitu 7:2 dan 11:120, dan di 29:51 penerimanya disebut dengan (لِقَوْمٍ يُؤْمِنُونَ, li-qawmin yu'minuuna) yang berarti "bagi kaum yang beriman".

Kata (تَنْفَعُ, tanfa'u) yang berarti "bermanfaat" berakar ن-ف-ع dan menyatakan perbuatan yang berlangsung untuk satu pelaku perempuan, sesuai dengan (الذِّكْرَىٰ, dz-dzikraa) yang berjenis perempuan. Pola yang sama terlihat pada (نَفَعَتِ, nafa'ati) yang berarti "bermanfaat" di 87:9 dan pada (فَتَنْفَعَهُ, fa-tanfa'ahu) yang berarti "sehingga bermanfaat baginya" di 80:4, dan keduanya memakai (الذِّكْرَىٰ, dz-dzikraa) sebagai pelaku. Di 87:9 kata kerja itu didahului (إِنْ, in) yang berarti "jika", sedangkan di 51:55 tidak ada syarat. Bentuk (تَنْفَعُ, tanfa'u), dengan atau tanpa akhiran, ada di 2:123, 20:109, 34:23, 51:55, dan 74:48. Pada keempat ayat selain 51:55 pelakunya syafaat, misalnya (شَفَاعَةٌ, syafaa'atun) yang berarti "syafaat" di 2:123, dan kata kerjanya dinafikan dengan (لَا, laa) yang berarti "tidak" di 2:123, 20:109, dan 34:23, serta dengan (مَا, maa) yang berarti "tidak" di 74:48. Sebagai kontras, terjemahan memakai "berguna" pada keempat ayat itu dan "bermanfaat" pada tiga ayat yang pelakunya peringatan.

Kata (الْمُؤْمِنِينَ, l-mu'miniina) yang berarti "orang-orang beriman" berakar أ-م-ن dan berbentuk jamak laki-laki. Data morfologi menandainya sebagai kata yang menyebut pelaku, yaitu mereka yang beriman. Di ayat ini kata itu langsung mengikuti (تَنْفَعُ, tanfa'u) yang berarti "bermanfaat" sebagai penerimanya, tanpa huruf penghubung, sehingga terjemahan menambahkan "bagi" agar kalimat Indonesia terbaca wajar. Penerima tanpa huruf penghubung terlihat juga di 80:4 pada (فَتَنْفَعَهُ, fa-tanfa'ahu) yang berarti "sehingga bermanfaat baginya", tempat penerimanya akhiran (هُ, hu) yang berarti "-nya".

Surah ini memakai akar lain untuk peran yang dekat: (نَذِيرٌ, nadziirun) yang berarti "pemberi peringatan" di 51:50 dan 51:51, berakar ن-ذ-ر. Sementara itu (مُذَكِّرٌ, mudzakkirun) yang berarti "pemberi peringatan" berakar ذ-ك-ر dan muncul satu kali, yaitu di 88:21. Terjemahan menulis "pemberi peringatan" untuk keduanya, sehingga perbedaan akarnya hanya terbaca pada translit.

Tafsiran

Ayat ini menyambung 51:54, yang menyuruh berpaling dari mereka dan menyatakan bahwa engkau sama sekali bukan orang yang tercela. Perintah kedua ditujukan kepada pihak yang sama, ditandai kata kerja perintah tunggal, sehingga dua perintah itu berdiri berdampingan. Dua ayat sebelum 51:54 menyebut mereka yang berkata "Penyihir atau orang gila" di 51:52 dan kaum yang melampaui batas di 51:53. Dalam rangkaian itu 51:55 menyebut kelompok lain, yaitu orang-orang beriman, sebagai pihak yang beroleh manfaat.

Ayat ini terdiri atas satu perintah dan satu alasan, dan alasannya menaruh manfaat pada penerima. Susunan itu berbeda dari 87:9, yang berbunyi "Maka berilah peringatan, jika peringatan itu bermanfaat." Di 87:9 manfaat menjadi syarat bagi perintah, sedangkan di 51:55 manfaat menjadi alasan perintah, dan kedua ayat dapat dibaca sebagai dua cara menyebut hubungan antara peringatan dan manfaatnya.

Perintah memberi peringatan muncul di tiga surah berurutan, yaitu di 50:45, 51:55, dan 52:29. Dua ayat lain memuat pernyataan tentang batas peran di dekat perintah serupa. Di 50:45 tertulis "engkau bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka" sebelum perintahnya, dan di 88:22, sesudah perintah di 88:21, tertulis "Engkau bukanlah penguasa atas mereka." Pernyataan semacam itu tidak ada di 51:55, dan yang disebut ayat ini ialah sisi penerima, yaitu manfaat bagi orang-orang beriman. Pada surah yang sama, 51:50 dan 51:51 sudah menyebut peran pemberi peringatan, sehingga 51:55 dapat dibaca sebagai ayat yang menyebut kerja peran itu beserta manfaatnya.

Ayat sesudahnya, 51:56, berganti ke ucapan dengan "Aku": "Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku." Ayat 51:55 sendiri tidak menyebut kepada siapa peringatan disampaikan, tetapi menyebut siapa penerima manfaatnya.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memerintahkan peringatan di 51:55 dengan alasan manfaatnya bagi orang-orang beriman, dan di 88:22 tertulis "Engkau bukanlah penguasa atas mereka." Di 50:45 ada pernyataan sejajar, yaitu "engkau bukanlah seorang pemaksa terhadap mereka". Ayat-ayat itu ditujukan kepada "engkau", dan pemindahan ke penasihat lain merupakan bacaan pembaca. Orang yang menyampaikan nasihat kepada anak, rekan kerja, atau teman dapat memperhatikan bahwa ayat-ayat itu menaruh tugas pada penyampaiannya, dan kewenangan atas hasilnya dapat dibaca berada di luar tangan penyampai. Ukuran keberhasilan sebuah nasihat dapat ditimbang ulang dari sudut itu. Bila nasihat yang sudah disampaikan belum juga diikuti, apakah itu otomatis berarti tugas menyampaikannya belum tunai?
  • Peringatan disebut bermanfaat bagi orang-orang beriman di 51:55, dan kata peringatan bertemu orang-orang beriman pula di 7:2 dengan bunyi "dan sebagai peringatan bagi orang-orang yang beriman", serta di 11:120 dengan bunyi "nasihat dan peringatan bagi orang-orang beriman". Orang yang merasa imannya sudah mapan dapat memperhatikan bahwa ayat-ayat itu menaruh kelompok yang sudah beriman sebagai penerima peringatan. Allah memerintahkan peringatan diberikan, dan ayat ini menyebut penerima manfaatnya dari kelompok yang telah memiliki iman. Peringatan macam apa yang masih terasa perlu didengar oleh seseorang yang sudah lama merasa paham?
  • Allah menyebut peringatan bermanfaat di 51:55, sedangkan empat ayat lain menafikan manfaat syafaat dengan kata kerja yang sama, dengan pengecualian izin di 20:109 dan 34:23. Ayat 2:123 menulis "tidak akan berguna baginya syafaat", dan 20:109 menulis "Pada hari itu tidak berguna syafaat, kecuali dari orang yang telah diberi izin oleh Ar-Rahman dan yang diridai perkataannya." Pembaca dapat meletakkan dua jenis sandaran berdampingan: sesuatu yang disebut tidak berguna di 2:123 dan 20:109, dan peringatan yang sedang dibacanya. Perbandingan ini bacaan pembaca sendiri. Sandaran apa yang selama ini dipegang, yang dinafikan manfaatnya atau yang dinyatakan bermanfaat?
  • Kalimat 80:4 menyusun dua hal dalam satu ayat: "Atau dia mengambil pelajaran, sehingga pelajaran itu bermanfaat baginya?" Perbuatan mengambil pelajaran terletak pada penerima, dan manfaat disebut menyusul lewat kata sambung "sehingga". Di 51:55 pihak yang memberi peringatan diperintah, dan penerima manfaatnya orang-orang beriman. Kedua ayat dapat dibaca bersama: peringatan yang sampai kepada seseorang menjadi bermanfaat ketika orang itu sendiri mengambil pelajaran. Orang yang menerima nasihat dapat menimbang bahwa manfaat yang dimaksud menyangkut apa yang dikerjakannya sesudah mendengar. Nasihat terakhir yang diterima dapat ditimbang dari sisi itu.
  • Dua perintah di 51:54 dan 51:55 tersambung oleh kata "dan" di awal 51:55: berpaling dari mereka, lalu memberi peringatan. Allah menaruh kedua kata kerja itu berdampingan, dan 51:54 menutup perintah berpaling dengan "engkau sama sekali bukan orang yang tercela". Orang yang terpaksa menyingkir dari percakapan atau lingkungan yang menolak nasihatnya dapat membaca dua ayat ini sebagai gambaran bahwa menyingkir dari satu pihak berjalan bersama peringatan yang tetap diberikan. Pihak yang menjadi sasaran peringatan itu tidak disebut, sehingga bacaan ini tetap bacaan pembaca. Setelah menyingkir dari satu pihak, kepada siapa nasihat itu masih dapat disampaikan?
  • Ayat 89:23 menggambarkan hari ketika Jahanam didatangkan dan manusia teringat, lalu bertanya "bagaimana peringatan itu berguna baginya?" Di 44:13 muncul pertanyaan dengan kata yang sama, yaitu "Bagaimana mereka dapat menerima peringatan". Ayat 51:55 menyatakan peringatan bermanfaat bagi orang-orang beriman dalam kalimat tanpa keterangan hari. Pembaca dapat menimbang bahwa ketiga ayat itu menyebut peringatan dalam keadaan yang berbeda-beda, dan bahwa kalimat 51:55 dibaca pada saat peringatan itu masih dapat diterima. Bagi pembaca, kalimat itu dapat menjadi ukuran untuk peringatan yang sedang diterimanya.