فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُوا ذَنُوبًا مِثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَابِهِمْ فَلَا يَسْتَعْجِلُونِ

Maka, sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim ada bagian seperti bagian teman-teman mereka; maka, janganlah mereka meminta-Ku menyegerakan.

Terjemahan bertahap (3 jeda)
  1. فَإِنَّ لِلَّذِينَ ظَلَمُواfa-inna li-lladziina zhalamuumaka, sesungguhnya bagi orang-orang yang zalim
  2. ذَنُوبًا مِثْلَ ذَنُوبِ أَصْحَابِهِمْdzanuuban mitsla dzanuubi ashaabihimada bagian seperti bagian teman-teman mereka
  3. فَلَا يَسْتَعْجِلُونِfa-laa yasta'jiluunimaka, janganlah mereka meminta-Ku menyegerakan
Catatan pilihan kata (ringkas)

(akar zh-l-m, dz-n-b, m-ts-l, s-h-b, '-j-l): dhanuuban diterjemahkan 'bagian (azab)' (akar dz-n-b); ashaabihim diterjemahkan 'teman-teman mereka' (akar s-h-b); laa yasta'jiluun diterjemahkan 'jangan minta menyegerakan' (akar '-j-l). gloss '(dahulu)/(-nya)' dibuang.

Aplikasi

Prinsip konsekuensi paralel 'bagi orang-orang yang zalim ada bagian azab seperti bagian teman-teman mereka', nasib yang sama menanti pola perilaku yang sama, disertai larangan meminta percepatan.