فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا مِنْ يَوْمِهِمُ الَّذِي يُوعَدُونَ

Maka, celakalah orang-orang yang kufur, karena hari mereka yang dijanjikan.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُواfa-waylun li-lladziina kafaruumaka, celakalah orang-orang yang kufur
  2. مِنْ يَوْمِهِمُ الَّذِي يُوعَدُونَmin yawmihimu lladzii yuu'aduunakarena hari mereka yang dijanjikan

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. فَوَيْلٌfa-waylunmaka celaka
  2. لِلَّذِينَli-lladziinabagi orang-orang yang
  3. كَفَرُواkafaruukufur
  4. مِنْmindari
  5. يَوْمِهِمُyawmihimuhari mereka
  6. الَّذِيlladziiyang
  7. يُوعَدُونَyuu'aduunamereka dijanjikan

Inti bacaan

Frasa (فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا, fa-waylun li-lladziina kafaruu) hanya muncul tiga kali di Al-Qur'an, yaitu di 19:37, 38:27, dan 51:60.

Penjelasan pilihan kata

Ayat ini dibuka dengan (فَوَيْلٌ, fa-waylun) yang berarti "maka celakalah". Huruf (فَ, fa) yang berarti "maka" menyambung ayat ini dengan 51:59, yang dibuka dengan huruf yang sama. Kata (وَيْلٌ, waylun) yang berarti "celaka" tidak diberi akar dalam data morfologi Al-Qur'an, dan bunyi akhir -un pada (وَيْلٌ, waylun) yang berarti "celaka" menandai bentuk tak tentu. Rangkaian (فَوَيْلٌ, fa-waylun) yang berarti "maka celakalah" ada di delapan ayat, yaitu 2:79, 19:37, 38:27, 39:22, 43:65, 51:60, 52:11, dan 107:4, dan terjemahan memakai "celakalah" di kedelapannya.

Kata berikutnya, (لِلَّذِينَ, li-lladziina) yang berarti "bagi orang-orang yang", tersusun dari (لِ, li) yang berarti "bagi" dan (الَّذِينَ, alladziina) yang berarti "orang-orang yang". Rangkaian (فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ, fa-waylun li-lladziina) yang berarti "maka celakalah orang-orang yang" muncul lima kali di lima surah, yaitu 2:79, 19:37, 38:27, 43:65, dan 51:60, dan sasaran sesudahnya terbagi menjadi tiga. Di 2:79 sasarannya (يَكْتُبُونَ, yaktubuuna) yang berarti "mereka menulis", di 43:65 (ظَلَمُوا, zhalamuu) yang berarti "mereka zalim", dan di tiga ayat sisanya (كَفَرُوا, kafaruu) yang berarti "mereka kufur", yaitu 19:37, 38:27, dan 51:60. Rangkaian (فَوَيْلٌ لِلَّذِينَ كَفَرُوا, fa-waylun li-lladziina kafaruu) yang berarti "maka celakalah orang-orang yang kufur" dengan demikian muncul tiga kali di tiga surah.

Ayat tepat sebelumnya memakai pola yang sama dengan sasaran lain. Rangkaian (لِلَّذِينَ ظَلَمُوا, li-lladziina zhalamuu) yang berarti "bagi orang-orang yang zalim" ada di 51:59 dan muncul enam kali di enam surah, yaitu 10:52, 34:42, 39:47, 43:65, 51:59, dan 52:47. Dua ayat berurutan ini memakai (لِلَّذِينَ, li-lladziina) yang berarti "bagi orang-orang yang" dengan sebutan berlainan, "zalim" di 51:59 dan "kufur" di 51:60. Kata (كَفَرُوا, kafaruu) yang berarti "mereka kufur" berakar ك-ف-ر, dan akar itu dipakai satu kali di seluruh Surah 51, yaitu di 51:60.

Kata (مِنْ, min) yang berarti "dari" menunjuk asal, dan terjemahan memilih padanan menurut kata sesudahnya. Di 51:60 terjemahan memakai "karena", sejalan dengan 38:27, (مِنَ النَّارِ, mina n-naari) yang berarti "karena api", dan 43:65, (مِنْ عَذَابِ يَوْمٍ أَلِيمٍ, min 'adzaabi yawmin aliimin) yang berarti "karena azab hari yang pedih". Kata yang sama diterjemahkan "dari" di 39:22, yaitu (مِنْ ذِكْرِ اللَّهِ, min dzikri llaahi) yang berarti "dari mengingat Allah", dan diterjemahkan "pada" di 19:37, yaitu (مِنْ مَشْهَدِ يَوْمٍ عَظِيمٍ, min masyhadi yawmin 'azhiimin) yang berarti "pada penyaksian hari yang agung". Kata sesudah (مِنْ, min) di 51:60 adalah (يَوْمِهِمُ, yawmihimu) yang berarti "hari mereka".

Kata (يَوْمِهِمُ, yawmihimu) berakar ي-و-م dan tersusun dari (يَوْمِ, yawmi) yang berarti "hari" serta akhiran (هِمُ, himu) yang berarti "mereka". Rangkaian (مِنْ يَوْمِهِمُ, min yawmihimu) yang berarti "dari hari mereka" muncul satu kali, yaitu di 51:60. Bentuk (يَوْمَهُمُ, yawmahumu) yang berarti "hari mereka" muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 43:83, 52:45, dan 70:42, dan pada ketiganya hari itu menjadi sesuatu yang ditemui, seperti pada (يُلَاقُوا يَوْمَهُمُ, yulaaquu yawmahumu) yang berarti "mereka menemui hari mereka". Di 7:51 ada (لِقَاءَ يَوْمِهِمْ, liqaa'a yawmihim) yang berarti "pertemuan hari mereka", dengan bunyi akhir -m, dan terjemahan di sana menulis "pertemuan hari mereka ini". Akar ي-و-م dipakai tiga kali di Surah 51, yaitu (يَوْمُ, yawmu) yang berarti "hari" di 51:12, (يَوْمَ, yawma) yang berarti "pada hari" di 51:13, dan (يَوْمِهِمُ, yawmihimu) di 51:60.

Kata (الَّذِي, alladzii) yang berarti "yang" menyambung (يَوْمِهِمُ, yawmihimu) dengan (يُوعَدُونَ, yuu'aduuna) yang berarti "mereka dijanjikan", dari akar و-ع-د. Rangkaian (الَّذِي يُوعَدُونَ, alladzii yuu'aduuna) yang berarti "yang dijanjikan kepada mereka" muncul tiga kali di tiga surah, yaitu 43:83, 51:60, dan 70:42, dan di 43:83 serta 70:42 kata di depannya (يَوْمَهُمُ, yawmahumu). Kata (يُوعَدُونَ, yuu'aduuna) ada di sepuluh ayat pada delapan surah, yaitu 19:75, 23:93, 26:206, 43:83, 46:16, 46:35, 51:60, 70:42, 70:44, dan 72:24. Terjemahan memakai "dijanjikan" di 43:83, 46:16, 46:35, 51:60, dan 70:42, serta "diancamkan" di 19:75, 23:93, 26:206, 70:44, dan 72:24, sehingga, sebagai kontras, satu bentuk kata kerja menerima dua padanan, bahkan di 70:42 dan 70:44 yang berdekatan dalam surah yang sama.

Pilihan "dijanjikan" di 51:60 menyamakan padanan dengan bentuk (تُوعَدُونَ, tuu'aduuna) yang berarti "kalian dijanjikan" di 51:5 dan 51:22. Bentuk (تُوعَدُونَ, tuu'aduuna) muncul dua belas kali di sepuluh surah, yaitu 6:134, 21:103, 21:109, 23:36, 36:63, 38:53, 41:30, 50:32, 51:5, 51:22, 72:25, dan 77:7. Kata kerja dari akar و-ع-د di Surah 51 berjumlah tiga, yaitu di 51:5, 51:22, dan 51:60, dengan pelaku "kalian" pada dua yang pertama dan "mereka" pada yang ketiga.

Tafsiran

Ayat ini menutup Surah 51 dengan satu seruan celaka yang jatuh pada satu golongan dan satu hari, ditulis dalam tujuh kata Arab. Ayat sebelumnya, 51:59, memuat kalimat "bagi orang-orang yang zalim ada bagian seperti bagian teman-teman mereka" dan larangan "janganlah mereka meminta-Ku menyegerakan". Ayat 51:60 menjawab dengan sasaran yang disebut lain, yaitu orang-orang yang kufur, dan dengan sebutan yang kembali muncul sesudah 51:13, yaitu hari. Bagian di 51:59 dan hari di 51:60 dapat dibaca sebagai sesuatu yang sama yang disebut dengan dua nama. Ayat tidak menyatakan kesamaan itu, sehingga bacaan tersebut tetap tafsir.

Letak ayat ini di dalam surah terlihat dari pembukanya. Sumpah di 51:1 sampai 51:4 dapat dibaca berujung pada dua pernyataan, yaitu "apa yang dijanjikan kepada kalian pasti benar" di 51:5 dan "pertanggungjawaban pasti terjadi" di 51:6. Pertanyaan "Kapankah Hari Pertanggungjawaban?" menyusul di 51:12, dan 51:13 menjawab dengan keadaan "Pada hari mereka diuji di atas api". Ayat 51:14 meneruskan dengan ucapan "Ini yang dahulu kalian minta agar disegerakan", dan permintaan penyegeraan itu kembali di 51:59 dalam bentuk larangan. Dengan 51:60, janji yang dibuka di 51:5 kembali di penghujung surah sebagai hari yang punya pemilik, yaitu "hari mereka".

Dari 51:52 sampai 51:60 gerak surah berpindah dalam sembilan ayat: dari ucapan terhadap rasul-rasul sebelumnya di 51:52, ke arahan kepada yang diajak bicara, "Maka, berpalinglah dari mereka" di 51:54 dan "Dan berilah peringatan" di 51:55, ke pernyataan tentang penciptaan jin dan manusia di 51:56, ke nama Allah di 51:58, ke bagian orang zalim di 51:59, dan ke hari di 51:60. Pergeseran sasaran dari yang zalim di 51:59 ke yang kufur di 51:60 terjadi tanpa kata penghubung selain huruf yang sama di awal kedua ayat.

Kisah-kisah di 51:24 sampai 51:46 menyebut Ibrahim, Musa, Firaun, Ad, Tsamud, dan kaum Nuh. Ayat penutup tidak memuat satu nama pun dari mereka, dan sasarannya berupa sebutan sifat, "orang-orang yang kufur". Pembaca yang membawa kisah-kisah itu ke ayat ini menemukan celaka yang tidak ditempelkan pada tokoh tertentu, dan penanda waktu di ayat ini berupa hari.

Renungan dan Hikmah

  • Di 51:5 dan 51:22 apa yang dijanjikan disampaikan kepada "kalian", sedangkan 51:57, 51:59, dan 51:60 membicarakan "mereka", dan 51:60 menutup surah dengan kata ganti itu pada hari yang dijanjikan. Pergantian kata ganti itu memberi ruang untuk menimbang dari tempat mana kata "mereka" dibaca: sebagai penonton yang menunjuk orang lain, atau sebagai orang yang tadi disapa dan kini dibicarakan? Pertanyaan itu menyangkut kejujuran membaca, sebab kata "mereka" dapat terasa jauh bagi satu pembaca dan dekat bagi pembaca yang lain.
  • Sesudah kata celaka, 51:60 menyebut dua keterangan: sasaran yang kufur dan hari yang dijanjikan. Susunan serupa terlihat di 38:27, tempat orang-orang yang kufur dinyatakan celaka "karena api", dan di 43:65, tempat orang-orang yang zalim dinyatakan celaka "karena azab hari yang pedih". Teguran yang menyebut siapa yang dituju dan apa yang menanti memberi penerima teguran bahan untuk diperiksa. Bila seseorang mendengar kata celaka tanpa keterangan itu, bahannya tidak ada untuk menimbangnya. Apakah teguran yang selama ini diterima atau diberikan menyebut siapa yang dituju dan apa yang menanti?
  • Ayat 51:14 mengutip ucapan "Ini yang dahulu kalian minta agar disegerakan" kepada mereka yang diuji di atas api pada 51:13, dan 51:59 memuat larangan "janganlah mereka meminta-Ku menyegerakan". Pembicara 51:59 dapat dibaca sebagai Allah, yang pada 51:58 disebut dengan namanya. Orang yang pernah mendesak agar sesuatu cepat tiba, entah keputusan, hasil, atau pembuktian, dapat memperhatikan bahwa penutup surah menaruh hari yang dijanjikan tepat di samping larangan menyegerakan itu. Desakan semacam itu mudah memindahkan perhatian dari isi sebuah janji ke kecepatan datangnya. Apakah desakan itu pernah menggantikan pertanyaan tentang apa yang sebenarnya dijanjikan?
  • Hari di 51:60 disebut dengan kata ganti pemilik, "hari mereka", dan bentuk "dijanjikan" dapat dibaca sebagai tanda bahwa hari itu datang dari janji pihak lain, tidak dari rencana mereka sendiri. Orang yang menyusun jadwal dengan teliti, entah jadwal kerja, jadwal keluarga, atau jadwal ibadah, mengenal hari sebagai ruang yang diisi menurut kehendaknya. Ayat ini menyebut satu hari bersama pemiliknya, dan penentuannya dapat dibaca berada di luar tangan pemilik itu. Dalam jadwal yang disusun sendiri, adakah ruang yang tersisa untuk hari yang tidak ikut ditentukan oleh penyusunnya?
  • Tiga ayat terakhir berurutan: 51:58 menyebut Allah sebagai "Sang Pemberi Rezeki yang mempunyai kekuatan lagi kukuh", 51:59 menyebut bagian orang-orang yang zalim, dan 51:60 menyatakan celaka bagi orang-orang yang kufur. Penempatan itu dapat dibaca sebagai cara surah memperkenalkan pihak yang bersangkutan sebelum menyampaikan peringatan. Sebuah peringatan terasa berbeda menurut siapa yang dikenal sebagai penyampainya, dan pembaca yang menimbang peringatan ini dapat mulai dari pertanyaan tentang siapa Allah menurut ayat sebelumnya. Apakah peringatan selama ini ditimbang dengan lebih dulu mengenal pihak yang menyampaikannya?
  • Di 51:22 rezeki dan apa yang dijanjikan berada dalam satu ayat: "Dan di langit ada rezeki kalian dan apa yang dijanjikan kepada kalian." Ayat 51:57 memuat kalimat "Aku tidak menghendaki rezeki apa pun dari mereka", yang dapat dibaca sebagai ucapan Allah, sehingga aliran rezeki dalam surah ini terbaca searah, dari langit kepada manusia. Pembaca yang menghitung penghasilannya sebagai buah kerja sendiri dapat memperhatikan bahwa surah yang sama menaruh rezeki dan janji bersebelahan. Hitungan itu menjadi lebih lengkap bila memuat apa yang dijanjikan di samping apa yang sudah diterima. Dalam pembukuan hidup yang dipegang selama ini, kolom manakah yang memuat janji?