وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَكْنُونٌ
Dan berkeliling melayani mereka anak-anak muda milik mereka, seakan-akan mereka mutiara yang tersimpan.
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْwa-yathuufu 'alayhimdan berkeliling melayani mereka
- غِلْمَانٌ لَهُمْghilmaanun lahumanak-anak muda milik mereka
- كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَكْنُونٌka-annahum lu'lu'un maknuununseakan-akan mereka mutiara yang tersimpan
Terjemahan per kata (7 kata)
- وَيَطُوفُwa-yathuufudan mengelilingi
- عَلَيْهِمْ'alayhimatas mereka
- غِلْمَانٌghilmaanunanak-anak muda
- لَهُمْlahumbagi mereka
- كَأَنَّهُمْka-annahumseakan-akan mereka
- لُؤْلُؤٌlu'lu'unmutiara
- مَكْنُونٌmaknuununyang tersimpan
Inti bacaan
Pelayanan yang digambarkan indah 'seakan-akan mereka mutiara yang tersimpan', kualitas pelayan yang dijaga dan berharga, dan bernilai estetika.
Penjelasan pilihan kata
Ayat ini berbunyi (وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ غِلْمَانٌ لَهُمْ كَأَنَّهُمْ لُؤْلُؤٌ مَكْنُونٌ, wa-yathuufu 'alayhim ghilmaanun lahum ka-annahum lu'lu'un maknuunun) yang berarti "dan berkeliling melayani mereka anak-anak muda milik mereka, seakan-akan mereka mutiara yang tersimpan". Terjemahan bertahapnya membagi ayat ini menjadi tiga jeda: "dan berkeliling melayani mereka", "anak-anak muda milik mereka", dan "seakan-akan mereka mutiara yang tersimpan".
Kata kerja (وَيَطُوفُ عَلَيْهِمْ, wa-yathuufu 'alayhim) berakar ط-و-ف dan diterjemahkan "berkeliling melayani mereka". Bunyi (يَطُوفُ عَلَيْهِمْ, yathuufu 'alayhim) ada di tiga ayat: 52:24, 56:17, dan 76:19, dan dengan awalan "dan" bunyi itu ada di dua ayat: 52:24 dan 76:19. Kata kerja dasar (طَافَ, thaafa) dipakai di delapan ayat, dan enam di antaranya menyangkut taman: 37:45, 43:71, 76:15, 52:24, 76:19, dan 56:17, sedangkan dua lainnya menyangkut 68:19 dan 55:44. Di 37:45, 43:71, dan 76:15 kata kerja itu berbentuk pasif dengan benda yang diedarkan: gelas di 37:45, piring dan gelas di 43:71, serta bejana dan gelas di 76:15, sedangkan di 52:24, 56:17, dan 76:19 orang yang berkeliling. Kata (عَلَيْهِمْ, 'alayhim) di sini berarti "kepada mereka" sebagai penerima layanan, dan kata "melayani" ditambahkan di terjemahan untuk menyatakan arah perbuatan itu.
Kata (غِلْمَانٌ, ghilmaanun) berakar غ-ل-م dan diterjemahkan "anak-anak muda". Bunyi jamak itu ada di 52:24 saja. Di 56:17 dan 76:19 pelaku yang berkeliling disebut (وِلْدَانٌ, wildaanun), yang diterjemahkan "anak-anak muda yang kekal" di 56:17 dan "para pemuda yang tetap muda" di 76:19, dan dua kata berbeda itu tidak muncul bersama di satu ayat. Bunyi (غِلْمَانٌ لَهُمْ, ghilmaanun lahum) "anak-anak muda milik mereka" ada di ayat ini saja. Kata (لَهُمْ, lahum) menyatakan bahwa pelayan itu milik penghuni, dan terjemahan "milik mereka" mengikuti awalan (لِ, li) yang menyatakan kepemilikan.
Kata (لُؤْلُؤٌ, lu'lu'un) diterjemahkan "mutiara", dan bentuk bernominatif tak tentu itu ada di 52:24 saja. Kata (مَكْنُونٌ, maknuunun) berakar ك-ن-ن dan diterjemahkan "yang tersimpan". Bunyi itu ada di dua ayat: 37:49, (كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَكْنُونٌ, ka-annahunna baydhun maknuunun) "seakan-akan mereka telur yang tersimpan", dan 52:24. Gambaran mutiara pada pelayan di 76:19 berbeda: (لُؤْلُؤًا مَنْثُورًا, lu'lu'an mantsuuran) "mutiara yang bertaburan". Di 56:23 bentuk (الْمَكْنُونِ, al-maknuuni) dipakai untuk bidadari, (كَأَمْثَالِ اللُّؤْلُؤِ الْمَكْنُونِ, ka-amtsaali l-lu'lu'i l-maknuuni) "laksana mutiara yang tersimpan".
Tafsiran
Ayat ini menambahkan detail pelayanan di taman: pelayan muda yang digambarkan seindah mutiara yang terjaga. Sesudah makanan di 52:22 dan minuman di 52:23, ayat ini menyebut siapa yang membawakannya, sehingga gambaran hidangan lengkap dengan orang yang menyajikannya.
Kata "milik mereka" di ayat ini menaruh pelayan sebagai bagian dari taman penghuni, sama seperti pasangan di 52:20 dan keturunan di 52:21. Daftar yang sudah disebut sejak 52:17 kini terdiri dari tempat, pemberi, hidangan, dipan, pasangan, keluarga, makanan, minuman, dan pelayan. Ayat ini menutup daftar itu dengan mereka yang bergerak di sekeliling penghuni.
Perbandingan dengan mutiara memperlihatkan dua gambar dalam satu kata. Di 76:19 pelayan itu mutiara yang bertaburan, gambaran yang menekankan banyaknya, sedangkan di 52:24 mereka mutiara yang tersimpan, gambaran yang menekankan penjagaan. Ayat 56:23 memakai kata tersimpan untuk bidadari, dan ayat ini memakai kata yang sama untuk pelayan, sehingga ukuran keindahan yang sama dipakai untuk dua kelompok yang berbeda.
Ayat berikutnya, 52:25, berpindah dari pelayanan ke percakapan. Ayat 52:24 sendiri berhenti pada perbandingan dengan mutiara, dan ayat berikutnya membuka percakapan di antara para penghuni.
Renungan dan Hikmah
- Pelayan di ayat ini diperbandingkan dengan mutiara yang disimpan, yaitu sesuatu yang dirawat karena dihargai. Orang yang pernah dilayani di sebuah rumah makan lalu menyadari betapa jarang pelayannya diperhatikan mengenal ketimpangan perhatian itu. Ayat ini menaruh pelayan di taman sebagai sosok yang dilukiskan dengan kata yang biasanya dipakai untuk barang mahal. Bagaimana orang-orang yang melayaninya setiap hari diperlakukan, dan pernahkah mereka diperhatikan sebagai pribadi yang juga dipelihara oleh Allah?
- Pelayan itu berkeliling kepada penghuni taman, sedangkan golongan yang dicelakakan di 52:13 dicampakkan ke api. Dua gerak itu terjadi pada manusia, satu menuju penghormatan dan satu menuju kehinaan. Orang yang pernah diperlakukan hormat dan pernah diperlakukan kasar oleh orang yang berbeda dalam satu hari mengenal bedanya gerak yang datang kepadanya. Allah menyebut dua gerak itu dengan akar yang berbeda, dan pembaca bisa menimbang gerak mana yang sedang diberikannya kepada orang-orang di sekitarnya.
- Pelayan disebut sebagai milik penghuni, dan sebutan itu menaruh mereka dalam daftar balasan di samping pasangan dan keluarga. Orang yang pernah membayangkan kehidupan nyaman biasanya menyebut tempat dan makanan lebih dulu, lalu menambahkan orang yang membantu di akhir. Ayat ini menaruh pelayan dalam urutan yang sama, sesudah makanan dan minuman. Pembaca bisa menimbang apakah terbiasa menghitung nikmat dari Allah sampai ke orang-orang yang membantunya, atau berhenti pada benda-benda yang dinikmatinya.
- Mutiara di 76:19 bertaburan dan di 52:24 disimpan, dan keduanya dipakai untuk pelayan di dua surah. Orang yang pernah melihat sebuah benda menawan dari dua sisi, misalnya dari kejauhan dan dari dekat, tahu bahwa satu benda bisa tampak sebagai banyak dan sebagai satu. Kedua ayat itu bersama-sama memberi pembaca dua sudut untuk membayangkan keindahan itu. Pembaca bisa bertanya sudut mana yang dipakainya ketika menilai orang-orang di sekitarnya: banyaknya mereka, atau nilai masing-masing di hadapan Allah.
- Barang yang disimpan terlindung dari debu dan tangan yang tidak berhak. Orang yang pernah menyimpan barang mahal di tempat khusus tahu bahwa penyimpanan itu menyatakan harga barang tersebut. Ayat ini memakai gambaran itu untuk pelayan, dan Allah yang menyebutnya, sehingga gambaran itu memberi pembaca ukuran untuk menimbang apa yang pantas disimpan. Pembaca bisa menimbang apa yang selama ini disimpannya dengan hati-hati, dan apakah hal-hal yang paling dihargai dalam hidupnya sudah dititipkannya juga kepada Allah.
- Layanan di ayat ini disebut sebelum percakapan di ayat berikutnya, dan urutan penyajian itu menaruh kebutuhan tubuh lebih dulu daripada ucapan. Orang yang pernah bertamu dan disambut dengan hidangan sebelum ditanya maksud kedatangannya mengenal urutan itu sebagai tanda penerimaan. Ayat-ayat ini menyebut layanan lebih dulu, lalu percakapan, tanpa menyatakan bahwa satu terjadi sesudah yang lain. Pembaca bisa bertanya apakah lebih dulu menyambut orang dengan apa yang dibutuhkannya.