قَالُوا إِنَّا كُنَّا قَبْلُ فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَ

Mereka berkata, “Sesungguhnya kami dahulu, di tengah keluarga kami, adalah orang-orang yang cemas,

Terjemahan bertahap (3 jeda)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. إِنَّا كُنَّا قَبْلُinnaa kunnaa qablusesungguhnya kami dahulu
  3. فِي أَهْلِنَا مُشْفِقِينَfii ahlinaa musyfiqiinadi tengah keluarga kami adalah orang-orang yang cemas

Terjemahan per kata (7 kata)

  1. قَالُواqaaluumereka berkata
  2. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  3. كُنَّاkunnaakami adalah
  4. قَبْلُqablusebelumnya
  5. فِيfiidalam
  6. أَهْلِنَاahlinaakeluarga kami
  7. مُشْفِقِينَmusyfiqiinaorang-orang yang takut

Inti bacaan

Kenangan jujur 'kami dahulu, ketika berada di tengah keluarga kami, adalah orang-orang yang cemas', kontras antara kecemasan masa lalu dan ketenangan sekarang yang memperkuat rasa syukur.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan dibuka di sini oleh 'qaaluu' (percakapan penghuni taman mengenang kehidupan dunia), dan tetap terbuka, menyambung ke 52:27-28.

Tafsiran

Ayat ini mengutip pengakuan mereka: kecemasan akan azab Allah yang dahulu mereka rasakan di tengah keluarga.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam pengakuan yang menyebut tempatnya: di tengah keluarga. Bukan di tempat sepi. Di rumah sendiri.
  • Yang mereka kenang rasa cemas, bukan amal. Bukan berapa banyak yang dikerjakan. Seberapa takutnya.
  • Kalimatnya memakai kata dahulu. Allah menaruh jarak waktu. Yang dulu mencemaskan kini menenangkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar q-w-l, k-w-n, q-b-l, a-h-l, sh-f-q): fii ahlinaa mushfiqiin diterjemahkan 'di tengah keluarga cemas (takut)' (akar '-h-l + akar sh-f-q). Selaras.