Ayat 52:27

فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَا وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِ

maka Allah menganugerahkan karunia kepada kami dan menjaga kami dari azab yang sangat panas,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَمَنَّ اللَّهُ عَلَيْنَاfa-manna llaahu 'alaynaamaka Allah menganugerahkan karunia kepada kami
  2. وَوَقَانَا عَذَابَ السَّمُومِwa-waqaanaa 'adzaaba s-samuumidan menjaga kami dari azab yang sangat panas

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. فَمَنَّfa-mannamaka Dia menganugerahkan
  2. اللَّهُllaahuAllah
  3. عَلَيْنَا'alaynaaatas kami
  4. وَوَقَانَاwa-waqaanaadan Dia memelihara kami
  5. عَذَابَ'adzaabaazab
  6. السَّمُومِs-samuumiangin panas

Inti bacaan

Pengakuan tulus 'Allah menganugerahkan karunia kepada kami dan menjaga kami dari azab', hasil akhir yang dikaitkan langsung dengan pertolongan yang telah diterima.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(angin)' tidak dipakai: 'as-samuum' berdiri sendiri sebagai kata benda (panas yang menyengat), tanpa kata 'angin' terpisah di Arab; diterjemahkan 'sangat panas' konsisten dengan 15:27 untuk akar yang sama. Kutipan tetap terbuka dari 52:26, menyambung ke 52:28.

Tafsiran

Ayat ini melanjutkan pengakuan mereka: karunia Allah menyelamatkan mereka dari azab yang membakar.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam mereka menyebut dua: dianugerahi karunia, dan dijaga dari azab. Sepasang. Yang diberikan dan yang dijauhkan disebut bersama.
  • Yang mereka sebut azab yang sangat panas. Rasa badan. Yang dihindari digambarkan lewat yang paling bisa dibayangkan.
  • Allah merekam mereka menyebut Allah yang menganugerahkan. Bukan usaha mereka. Yang selamat menandai sendiri dari mana keselamatannya datang.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar m-n-n, a-l-h, w-q-y, '-dz-b, s-m-m): manna llaah alaynaa diterjemahkan 'Allah menganugerahkan karunia' (akar m-n-n); waqaanaa diterjemahkan 'menjaga kami' (akar w-q-y); adhaab as-samuum diterjemahkan 'azab angin membakar' (akar s-m-m). gloss '(neraka)' dilaraskan.

Ayat 52:28

إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ

sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu; sesungguhnya hanya Dialah Sang Baik lagi Sang Pengasih.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُinnaa kunnaa min qablu nad'uuhusesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu
  2. إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُinnahu huwa l-barru r-rahiimusesungguhnya hanya Dialah Sang Baik lagi Sang Pengasih

Terjemahan per kata (9 kata)

  1. إِنَّاinnaasesungguhnya kami
  2. كُنَّاkunnaakami adalah
  3. مِنْmindari
  4. قَبْلُqablusebelumnya
  5. نَدْعُوهُnad'uuhukami menyeru-Nya
  6. إِنَّهُinnahusesungguhnya
  7. هُوَhuwaDialah
  8. الْبَرُّl-barruMaha Baik
  9. الرَّحِيمُr-rahiimuSang Pengasih

Inti bacaan

Penutup pengakuan 'kami menyembah-Nya sejak dahulu', konsistensi ibadah yang telah dijalani sebelumnya menjadi dasar kelegaan yang dirasakan sekarang.

Tafsiran

Ayat ini menutup pengakuan penghuni taman: keselamatan mereka berpangkal pada kebaikan dan kasih sayang Allah semata.

Renungan dan Hikmah

  • Yang mereka sebut kesinambungannya, bukan banyaknya. Bukan seberapa besar. Sejak dahulu.
  • Pengakuannya ditutup dengan dua sifat Allah. Sang Baik. Lagi Sang Pengasih.
  • Karunia Allah mereka sebut lebih dulu, ibadah mereka kemudian. Dia yang memberi. Kami yang menyembah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Maha Penyayang.”” diterjemahkan “Sang Pengasih.””. Dalam ayat ini, 'rahiim' bertakrif (memakai kata sandang al-). al-rahiim TAKRIF diterjemahkan 'Sang Pengasih' (: al-='Sang', bukan 'Yang Maha').