إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُ ۖ إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُ
sesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu; sesungguhnya hanya Dialah Sang Baik lagi Sang Pengasih.”
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- إِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلُ نَدْعُوهُinnaa kunnaa min qablu nad'uuhusesungguhnya kami menyembah-Nya sejak dahulu
- إِنَّهُ هُوَ الْبَرُّ الرَّحِيمُinnahu huwa l-barru r-rahiimusesungguhnya hanya Dialah Sang Baik lagi Sang Pengasih
Terjemahan per kata (9 kata)
- إِنَّاinnaasesungguhnya kami
- كُنَّاkunnaakami adalah
- مِنْmindari
- قَبْلُqablusebelumnya
- نَدْعُوهُnad'uuhukami menyeru-Nya
- إِنَّهُinnahusesungguhnya
- هُوَhuwaDialah
- الْبَرُّl-barruMaha Baik
- الرَّحِيمُr-rahiimuSang Pengasih
Inti bacaan
Penutup pengakuan 'kami menyembah-Nya sejak dahulu', konsistensi ibadah yang telah dijalani sebelumnya menjadi dasar kelegaan yang dirasakan sekarang.
Tafsiran
Ayat ini menutup pengakuan penghuni taman: keselamatan mereka berpangkal pada kebaikan dan kasih sayang Allah semata.
Renungan dan Hikmah
- Yang mereka sebut kesinambungannya, bukan banyaknya. Bukan seberapa besar. Sejak dahulu.
- Pengakuannya ditutup dengan dua sifat Allah. Sang Baik. Lagi Sang Pengasih.
- Karunia Allah mereka sebut lebih dulu, ibadah mereka kemudian. Dia yang memberi. Kami yang menyembah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: “Maha Penyayang.”” diterjemahkan “Sang Pengasih.””. Dalam ayat ini, 'rahiim' bertakrif (memakai kata sandang al-). al-rahiim TAKRIF diterjemahkan 'Sang Pengasih' (: al-='Sang', bukan 'Yang Maha').