فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِ إِنْ كَانُوا صَادِقِينَ
Maka, cobalah mereka datangkan tuturan yang serupa dengannya, jika mereka orang-orang yang benar.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِfa-l-ya'tuu bi-hadiitsin mitslihimaka, cobalah mereka datangkan tuturan yang serupa dengannya
- إِنْ كَانُوا صَادِقِينَin kaanuu shaadiqiinajika mereka orang-orang yang benar
Terjemahan per kata (6 kata)
- فَلْيَأْتُواfa-l-ya'tuumaka hendaklah mereka mendatangkan
- بِحَدِيثٍbi-hadiitsindengan perkataan
- مِثْلِهِmitslihisemisalnya
- إِنْinjika
- كَانُواkaanuumereka adalah
- صَادِقِينَshaadiqiinaorang-orang yang benar
Inti bacaan
Tantangan terbuka: 'cobalah mereka datangkan hadits serupa dengannya jika mereka orang-orang benar', tawaran pembuktian konkret yang mengundang verifikasi langsung, bukan klaim yang menghindar dari pengujian nyata.
Tafsiran
Ayat ini menantang mereka membuktikan tuduhan karangan dengan mendatangkan tuturan serupa: tantangan yang tak pernah terjawab.
Renungan dan Hikmah
- Allah menantang mereka membuat tandingannya. Bukan membantah tuduhan. Silakan datangkan yang serupa.
- Bebannya dipindahkan kepada yang menuduh. Mereka bilang karangan. Yang menuduh diminta membuktikan.
- Tantangan itu dibiarkan Allah terbuka. Tidak ditutup batas waktu. Sampai kini tidak dijawab.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
terjemahan lain/sebagian penerjemah menerjemahkan hadiith di sini sbg 'kisah/berita/pemberitaan/narasi', terjemahan ini mempertahankan transliterasi 'hadits' scr sengaja. Mempertahankan 'hadits' (bukan menerjemahkannya jadi 'kisah/berita') sengaja membuat pembaca berhenti sejenak, sebab kata yg sama, dipakai Qur'an utk DIRINYA SENDIRI, kini lazim dipahami sbg korpus TERPISAH dari Qur'an. ayat semacam ini TIDAK bisa dibaca sbg putusan hukum atas kewenangan riwayat Nabi, ia hanya mencatat bahwa PENAMAAN korpus itu 'hadiith' bukan berasal dari pemakaian Qur'ani sendiri. Kewenangan riwayat itu sendiri di luar cakupan pilihan-kata ini. Bagian kelompok 'haadhaa l-hadiith' (dossier): tantangan haatuu burhaanakum versi-lain, 'datangkan hadiith serupa' menggemakan tantangan 'datangkan surah serupa' (2:23) & 'tunjukkan buktimu' (2:111/27:64).