فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِ إِنْ كَانُوا صَادِقِينَ

Maka, cobalah mereka datangkan tuturan yang serupa dengannya, jika mereka orang-orang yang benar.

Terjemahan bertahap (2 jeda)
  1. فَلْيَأْتُوا بِحَدِيثٍ مِثْلِهِfa-l-ya'tuu bi-hadiitsin mitslihimaka, cobalah mereka datangkan tuturan yang serupa dengannya
  2. إِنْ كَانُوا صَادِقِينَin kaanuu saadiqiinajika mereka orang-orang yang benar
Catatan pilihan kata (ringkas)

Cobalah mereka membuat yang semisal dengannya (Al-Qur’an) jika mereka orang-orang benar. Then let them produce a narrative the like thereof, if they be truthful. terjemahan lain/sebagian penerjemah menerjemahkan *hadiith* di sini sbg 'kisah/berita/pemberitaan/narasi', terjemahan ini mempertahankan transliterasi scr sengaja. Mempertahankan 'hadits' (bukan menerjemahkannya jadi 'kisah/berita') sengaja membuat pembaca berhenti sejenak, sebab kata yg sama, dipakai Qur'an utk DIRINYA SENDIRI, kini lazim dipahami sbg korpus TERPISAH dari Qur'an. ayat semacam ini TIDAK bisa dibaca sbg putusan hukum atas kewenangan riwayat Nabi, ia hanya mencatat bahwa PENAMAAN korpus itu 'hadiith' bukan berasal dari pemakaian Qur'ani sendiri. Kewenangan riwayat itu sendiri di luar cakupan pilihan-kata ini. Bagian kelompok 'haadhaa l-hadiith' (dossier): tantangan *haatuu burhaanakum* versi-lain, 'datangkan hadiith serupa' menggemakan tantangan 'datangkan surah serupa' (2:23) & 'tunjukkan buktimu' (2:111/27:64).

Aplikasi

Tantangan terbuka: 'cobalah mereka datangkan hadits serupa dengannya jika mereka orang-orang benar', tawaran pembuktian konkret yang mengundang verifikasi langsung, bukan klaim yang menghindar dari pengujian nyata.