أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌ يَسْتَمِعُونَ فِيهِ ۖ فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُمْ بِسُلْطَانٍ مُبِينٍ
Ataukah mereka mempunyai tangga untuk mendengarkan dengannya? Maka, hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka datang membawa keterangan yang nyata.
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- أَمْ لَهُمْ سُلَّمٌam lahum sullamunataukah mereka mempunyai tangga
- يَسْتَمِعُونَ فِيهِyastami'uuna fiihiuntuk mendengarkan dengannya
- فَلْيَأْتِ مُسْتَمِعُهُمْfa-l-ya'ti mustami'uhummaka, hendaklah orang yang mendengarkan di antara mereka datang
- بِسُلْطَانٍ مُبِينٍbi-sulthaanin mubiininmembawa keterangan yang nyata
Terjemahan per kata (9 kata)
- أَمْamatau
- لَهُمْlahumbagi mereka
- سُلَّمٌsullamuntangga
- يَسْتَمِعُونَyastami'uunamereka mendengarkan
- فِيهِfiihidi dalamnya
- فَلْيَأْتِfa-l-ya'timaka hendaklah ia mendatangkan
- مُسْتَمِعُهُمْmustami'uhumorang yang mendengarkan mereka
- بِسُلْطَانٍbi-sulthaanindengan keterangan
- مُبِينٍmubiininyang nyata
Inti bacaan
Tantangan tentang klaim pengetahuan gaib: 'apakah mereka mempunyai tangga untuk mendengarkan? Hendaklah orang yang mendengarkan itu datang membawa keterangan yang nyata', permintaan bukti konkret bagi klaim akses terhadap informasi yang tidak semestinya bisa mereka ketahui.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(ke langit)' dan '(hal-hal yang gaib)' tidak dipakai. Kata 'itu' setelah 'di antara mereka' juga dihapus: tidak ada demonstratif pada 'mustami'uhum', hanya sufiks ganti kepemilikan. 'Sultaanin mubiinin' tetap 'keterangan yang nyata', konsisten dengan mayoritas proyek (14:10, 44:19, 51:38).
Tafsiran
Ayat ini menyindir klaim akses mereka terhadap pengetahuan gaib: jika benar, seharusnya mereka mampu membuktikannya secara nyata.
Renungan dan Hikmah
- Allah bertanya apakah mereka punya tangga untuk mendengarkan. Gambaran yang kasat mata. Klaim tentang pengetahuan dari langit diuji dengan menanyakan jalan naiknya.
- Allah menuntut yang mendengarkan datang membawa keterangan yang nyata. Bukan pengakuan. Yang mengaku punya sumber diminta memperlihatkan bawaannya.
- Allah menyusun ayat ini di tengah deretan pertanyaan serupa. Satu demi satu. Setiap kemungkinan ditutup terpisah, sehingga tak ada yang tersisa untuk dijadikan pegangan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
ayat verba/nomina smE-bSr non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (mendengar/melihat/pendengaran/penglihatan konsisten); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi smE/bSr: samii' diterjemahkan 'mendengar', basiir diterjemahkan 'melihat', verba melekat pada pelaku seragam Allah+manusia (Bandingkan 76:2, 11:24, 35:19); takrif diterjemahkan 'Yang Mendengar'/'Yang Melihat' (: takrif-verba pakai 'Yang'); indefinit kecil tanpa Maha. Verba sami'a/absara + sam'/basar + basiirah/basaa'ir = pemakaian diteruskan (cabang mata-hati didokumentasi). Kolisi 'melihat'⟷ra'aa = utang terbuka bedah r-'-y.