أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًا ۖ فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَ
Ataukah mereka hendak melakukan tipu daya? Maka, orang-orang yang kufur itulah yang terkena tipu daya.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- أَمْ يُرِيدُونَ كَيْدًاam yuriiduuna kaydanataukah mereka hendak melakukan tipu daya
- فَالَّذِينَ كَفَرُوا هُمُ الْمَكِيدُونَfa-lladziina kafaruu humu l-makiiduunamaka, orang-orang yang kufur itulah yang terkena tipu daya
Terjemahan per kata (7 kata)
- أَمْamatau
- يُرِيدُونَyuriiduunamereka menghendaki
- كَيْدًاkaydantipu daya
- فَالَّذِينَfa-lladziinamaka orang-orang yang
- كَفَرُواkafaruukufur
- هُمُhumumerekalah
- الْمَكِيدُونَl-makiiduunaorang-orang yang ditipu
Inti bacaan
Pertanyaan ketiga 'apakah mereka hendak melakukan tipu daya?' dijawab tegas 'orang-orang yang kufur itulah yang terkena tipu daya', rencana jahat yang justru berbalik menjerat perencananya sendiri.
Penjelasan pilihan kata
'Itulah' pada 'humu' adalah kata ganti pemisah (fasl) untuk penegasan, bukan demonstratif dzaalika/haadzaa: diterjemahkan konsisten dengan luas pola 'humu X'→'itulah yang X' di seluruh proyek (mis. 13:18, 18:31, 21:29, 25:34).
Tafsiran
Ayat ini membalikkan tuduhan: tipu daya yang mereka rencanakan justru akan menjerat diri mereka sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai kata yang sama dua kali dalam satu ayat. Tipu daya. Yang merancang dan yang terkena memakai kata yang sama.
- Jawabannya datang sebelum rencananya sempat jalan. Belum dilaksanakan, hasilnya sudah disebut. Urutan waktunya dibalik.
- Tak disebutkan Allah siapa yang membalas mereka. Kalimatnya berhenti pada mereka sendiri. Jebakannya tidak memerlukan tangan lain.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-w-d, k-y-d, k-f-r): yuriiduuna kaydan diterjemahkan 'hendak tipu daya' (akar r-w-d + akar k-y-d); al-makiiduun diterjemahkan 'yang terkena tipu daya' (akar k-y-d, tipu daya berbalik pada perancangnya, sepola makr Allaah 8:30, 27:50). Selaras.