وَإِنْ يَرَوْا كِسْفًا مِنَ السَّمَاءِ سَاقِطًا يَقُولُوا سَحَابٌ مَرْكُومٌ
Dan jika mereka melihat gumpalan dari langit jatuh, mereka berkata, “Awan yang bertumpuk.”
Terjemahan bertahap (3 jeda)
- وَإِنْ يَرَوْا كِسْفًا مِنَ السَّمَاءِ سَاقِطًاwa-in yaraw kisfan mina s-samaa'i saaqitandan jika mereka melihat gumpalan dari langit jatuh
- يَقُولُواyaquuluumereka berkata
- سَحَابٌ مَرْكُومٌsahaabun markuumunawan yang bertumpuk
Aplikasi
Kekerasan hati ekstrem: 'jika mereka melihat gumpalan dari langit jatuh, mereka berkata: awan yang bertumpuk', penolakan yang begitu mendalam hingga bukti visual paling dramatis pun tetap dicari alasan alternatif yang masuk akal secara duniawi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-a-y, k-s-f, s-m-w, s-q-t, q-w-l, s-h-b, r-k-m): kisfan min as-samaa' saaqitan diterjemahkan 'gumpalan langit jatuh' (akar k-s-f + akar s-q-t); sahaab markuum diterjemahkan 'awan bertumpuk' (akar s-h-b + akar r-k-m, kekerasan hati: bahkan tanda langsung ditakwil sbg fenomena biasa). gloss '(yang akan menurunkan hujan)' dibuang.