وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ
Bersabarlah menunggu putusan Tuhanmu, karena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami! Bertasbihlah seraya bertahmid kepada Tuhanmu ketika engkau bangun!
Terjemahan bertahap (4 jeda)
- وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَwa-shbir li-hukmi rabbikadan bersabarlah menunggu putusan Tuhanmu
- فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَاfa-innaka bi-a'yuninaakarena sesungguhnya engkau berada dalam pengawasan Kami
- وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَwa-sabbih bi-hamdi rabbikadan bertasbihlah seraya bertahmid kepada Tuhanmu
- حِينَ تَقُومُhiina taquumuketika engkau bangun
Terjemahan per kata (10 kata)
- وَاصْبِرْwa-shbirdan bersabarlah
- لِحُكْمِli-hukmipada ketetapan
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- فَإِنَّكَfa-innakamaka sesungguhnya engkau
- بِأَعْيُنِنَاbi-a'yuninaadengan pengawasan Kami
- وَسَبِّحْwa-sabbihdan bertasbihlah
- بِحَمْدِbi-hamdidengan memuji
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- حِينَhiinaketika
- تَقُومُtaquumuberdiri
Inti bacaan
Penghiburan personal: 'engkau berada dalam pengawasan Kami', jaminan kedekatan dan perhatian langsung sebagai sumber kekuatan menghadapi tekanan panjang, dipasangkan instruksi rutinitas ibadah saat bangun tidur.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Nabi Muhammad)' tidak dipakai: nama tidak disebut eksplisit dalam teks Arab ayat ini. Tambahan '(memuji)' juga dihapus: kata 'bertahmid' sudah bermakna lengkap tanpa penjelasan tambahan.
Tafsiran
Ayat ini menutup dengan perintah kesabaran dan penghambaan berkelanjutan bagi sang penyampai peringatan, disertai jaminan pengawasan langsung Allah atasnya.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ia berada dalam pengawasan-Nya. Bukan diawasi orang. Kata yang biasanya menakutkan dipakai untuk menenangkan.
- Yang diperintahkan bersabar menunggu putusan Tuhannya. Bukan memutuskan sendiri. Yang ditunggu keputusan pihak lain, dan itu yang paling sulit.
- Allah menyebut waktunya ketika engkau bangun. Saat paling awal. Yang diminta bukan waktu khusus, melainkan yang pertama tiap hari.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
Perubahan terjemahan ini atas terjemahan lain di ayat ini: tidak menyentuh kata kunci akar (hukm/hikmah/verba mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras); pasangan sebutan lain (aliim/khabiir dst.) belum dibedah, dipertahankan sementara. Konvensi hkm: hakiim diterjemahkan 'penuh hikmah' (SATU terjemahan: Allah 91 + KITAB 5 + amr 1; takrif diterjemahkan 'Sang Penuh Hikmah', indefinit kecil tanpa Maha); hikmah diterjemahkan 'hikmah' (gloss '(sunah)' dibuang); muhkam diterjemahkan 'dikukuhkan' (11:1, 22:52); verba diterjemahkan 'memutuskan'; keluarga hakim (hakam/haakimiin/hukkaam) tetap 'hakim/penengah'. hukm = pemakaian diteruskan terjemahan lain, sub-putusan MENUNGGU (6:57≡12:40≡12:67 tiga terjemahan).