عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَىٰ

yang diajarkan kepadanya oleh yang sangat kuat,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. عَلَّمَهُ شَدِيدُ الْقُوَىٰ'allamahu syadiidu l-quwaayang diajarkan kepadanya oleh yang sangat kuat

Terjemahan per kata (3 kata)

  1. عَلَّمَهُ'allamahudiajarkan kepadanya
  2. شَدِيدُsyadiidukeras
  3. الْقُوَىٰl-quwaakekuatan

Inti bacaan

Identifikasi sumber pengajaran 'diajarkan kepadanya oleh yang sangat kuat', otoritas dan kekuatan entitas yang menyampaikan wahyu ditegaskan secara eksplisit.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(malaikat)' dan '(Jibril)' tidak dipakai: identifikasi pembawa wahyu tidak disebut eksplisit dalam teks Arab ayat ini, hanya sifatnya 'shadiidu l-quwaa' (yang sangat kuat).

Tafsiran

Ayat ini menjelaskan perantara wahyu: sosok yang memiliki kekuatan luar biasa, yang menurut tafsir mayoritas merujuk pada malaikat Jibril.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut sifatnya, bukan namanya. Yang sangat kuat. Identitasnya tidak dibuka di sini.
  • Yang ditekankan kekuatannya, bukan kelembutannya. Pengajarnya kuat. Wahyunya tidak datang lemah.
  • Kata diajarkan dipakai Allah, bukan kata dibisikkan. Ada proses belajar. Bukan ilham yang lewat begitu saja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).