مَا كَذَبَ الْفُؤَادُ مَا رَأَىٰ
Hatinya tidak mendustakan apa yang ia lihat.
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- مَا كَذَبَ الْفُؤَادُmaa kadzaba l-fu'aaduhatinya tidak mendustakan
- مَا رَأَىٰmaa ra'aaapa yang ia lihat
Terjemahan per kata (5 kata)
- مَاmaatidaklah
- كَذَبَkadzababerdusta
- الْفُؤَادُl-fu'aaduhati
- مَاmaaapa yang
- رَأَىٰra'aamelihat
Inti bacaan
Validasi pengalaman 'hatinya tidak mendustakan apa yang ia lihat', kesaksian batin yang jujur dan terpercaya terhadap pengalaman yang dialami.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan keabsahan penglihatan itu: hati sang penerima wahyu tidak mendustakan apa yang disaksikan matanya.
Renungan dan Hikmah
- Yang dibela Allah kejujuran batinnya. Bukan matanya. Hatinya.
- Antara yang dilihat dan yang diyakini tidak ada selisih. Bukan ragu. Sepakat.
- Kalimat yang sama Allah pakai lagi di ayat sesudahnya. Hatinya tidak mendustakan. Kalian hendak membantahnya.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-dz-b, f-a-d, r-a-y): maa kadhaba l-fu'aad maa ra'aa diterjemahkan 'hati tidak mendustakan apa yang ia lihat' (akar k-dz-b + akar f-'-d + akar r-'-y, fu'aad=hati/pusat-paham; kesaksian batin yang benar). Selaras.