أَلَكُمُ الذَّكَرُ وَلَهُ الْأُنْثَىٰ

Apakah bagi kalian yang lelaki, dan bagi-Nya yang perempuan?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَلَكُمُ الذَّكَرُa-lakumu dz-dzakaruapakah bagi kalian yang lelaki
  2. وَلَهُ الْأُنْثَىٰwa-lahu l-untsaadan bagi-Nya yang perempuan

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. أَلَكُمُa-lakumuapakah bagi kalian
  2. الذَّكَرُdz-dzakarulaki-laki
  3. وَلَهُwa-lahudan bagi-Nya
  4. الْأُنْثَىٰl-untsaaperempuan

Inti bacaan

Kritik tajam standar ganda: 'apakah bagi kalian anak lelaki dan bagi-Nya anak perempuan?', pembongkaran inkonsistensi nilai budaya yang merendahkan anak perempuan sendiri namun menisbahkan kepada Tuhan yang mereka anggap tinggi.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(anak)' tidak dipakai (2×): teks Arab hanya menyebut 'yang lelaki'/'yang perempuan' tanpa kata 'anak' eksplisit.

Tafsiran

Ayat ini menyindir ketidakadilan logika mereka: menisbahkan kepada Allah apa yang mereka sendiri anggap kurang bagi diri mereka.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai ukuran mereka sendiri untuk membantah. Yang mereka anggap kurang. Justru dinisbahkan kepada-Nya.
  • Bantahannya tidak membela anak perempuan secara langsung. Ia membongkar ketimpangan nilai mereka. Dua-duanya kena.
  • Pertanyaannya pendek dan tajam. Allah tidak menguraikannya panjang. Ketimpangannya kelihatan begitu diucapkan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar dz-k-r, a-n-ts): lakumu dh-dhakar wa lahu l-unthaa diterjemahkan 'bagi kalian lelaki, bagi-Nya perempuan' (akar dz-k-r + akar '-n-ts, kejanggalan: menisbahkan yang mereka rendahkan kpd Allah, cf. 16:57, 37:149). Selaras.