أَمْ لِلْإِنْسَانِ مَا تَمَنَّىٰ

Ataukah manusia akan mendapat apa yang ia angankan?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَمْ لِلْإِنْسَانِam li-l-insaaniataukah manusia akan mendapat
  2. مَا تَمَنَّىٰmaa tamannaaapa yang ia angankan

Terjemahan per kata (4 kata)

  1. أَمْamatau
  2. لِلْإِنْسَانِli-l-insaanibagi manusia
  3. مَاmaaapa yang
  4. تَمَنَّىٰtamannaaia angankan

Inti bacaan

Pertanyaan retoris 'ataukah manusia akan mendapat apa yang ia angankan?', pengingat bahwa keinginan atau angan semata bukan jaminan realitas, usaha nyata tetap diperlukan melampaui harapan kosong.

Tafsiran

Ayat ini menyindir anggapan bahwa syafaat berhala dapat diperoleh sekadar dengan angan-angan manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah bertanya tentang angan, bukan tentang usaha. Bukan apa yang dikerjakan. Apa yang diangankan.
  • Bentuk tanyanya sudah memuat jawabannya. Bukan menunggu. Menolak.
  • Sindiran itu menyusul penyebutan berhala sebagai nama belaka. Allah menaruhnya berurutan. Namanya kosong, angannya juga.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-n-s, m-n-y): maa tamannaa diterjemahkan 'apa yang ia angankan' (akar m-n-y, angan bukan dasar realitas). Selaras.