فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَىٰ
Maka, milik Allahlah akhirat dan dunia.
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- فَلِلَّهِ الْآخِرَةُ وَالْأُولَىٰfa-li-llaahi l-aakhiratu wa-l-uulaamaka, milik Allahlah akhirat dan dunia
Terjemahan per kata (3 kata)
- فَلِلَّهِfa-li-llaahimaka milik Allah
- الْآخِرَةُl-aakhiratuakhirat
- وَالْأُولَىٰwa-l-uulaadan dunia
Inti bacaan
Penegasan kedaulatan penuh 'milik Allahlah akhirat dan dunia', pengakuan bahwa kendali atas dua alam berada di luar jangkauan angan manusia, menempatkan ambisi pribadi dalam kerangka yang lebih besar dan tidak mutlak.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa segala urusan, di dunia maupun akhirat, sepenuhnya di tangan Allah, bukan angan-angan manusia.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut keduanya milik-Nya. Akhirat. Dan dunia.
- Akhirat disebut lebih dahulu daripada dunia. Urutannya dibalik. Yang jauh duluan.
- Kalimat ini menjawab angan-angan manusia. Allah menutupnya. Angan tidak memindahkan kepemilikan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar a-l-h, a-kh-r, a-w-l): li-llaah al-aakhirah wa l-uulaa diterjemahkan 'milik Allah akhirat & dunia' (akar '-kh-r + akar '-w-l, kedaulatan atas dua alam; angan manusia tak mengubahnya). gloss '(Tidak!)' dibuang.