وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِ لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًا إِلَّا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُ لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَىٰ

Betapa banyak malaikat di langit yang syafaat mereka sedikit pun tidak mencukupkan, kecuali setelah Allah mengizinkan bagi siapa yang Dia kehendaki dan ridai.

Terjemahan bertahap (4 jeda)

  1. وَكَمْ مِنْ مَلَكٍ فِي السَّمَاوَاتِwa-kam min malakin fii s-samaawaatibetapa banyak malaikat di langit
  2. لَا تُغْنِي شَفَاعَتُهُمْ شَيْئًاlaa tughnii syafaa'atuhum syay'ansyafaat mereka sedikit pun tidak mencukupkan
  3. إِلَّا مِنْ بَعْدِ أَنْ يَأْذَنَ اللَّهُillaa min ba'di an ya'dzana llaahukecuali setelah Allah mengizinkan
  4. لِمَنْ يَشَاءُ وَيَرْضَىٰli-man yasyaa'u wa-yardhaabagi siapa yang Dia kehendaki dan ridai

Terjemahan per kata (18 kata)

  1. وَكَمْwa-kamdan betapa banyak
  2. مِنْmindari
  3. مَلَكٍmalakinmalaikat
  4. فِيfiidi
  5. السَّمَاوَاتِs-samaawaatilangit
  6. لَاlaatidak
  7. تُغْنِيtughniimencukupkan
  8. شَفَاعَتُهُمْsyafaa'atuhumsyafaat mereka
  9. شَيْئًاsyay'ansedikit pun
  10. إِلَّاillaakecuali
  11. مِنْmindari
  12. بَعْدِba'disesudah
  13. أَنْanbahwa
  14. يَأْذَنَya'dzanamengizinkan
  15. اللَّهُllaahuAllah
  16. لِمَنْli-manbagi siapa yang
  17. يَشَاءُyasyaa'uDia kehendaki
  18. وَيَرْضَىٰwa-yardhaadan Dia meridai

Inti bacaan

Batasan otoritas bahkan bagi malaikat: 'syafaat mereka sedikit pun tidak mencukupkan, kecuali apabila Allah telah mengizinkan', hierarki yang jelas mengingatkan bahwa tidak ada perantara, sekalipun mulia, yang bertindak independen dari izin Allah.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(pertolongan)', '(siapa pun)', dan '(-nya untuk diberikan)' tidak dipakai: seluruhnya penjelasan tambahan yang tidak tertulis eksplisit dalam teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini menegaskan bahwa bahkan malaikat pun tidak dapat memberi syafaat tanpa izin Allah, apalagi berhala buatan manusia.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut betapa banyak malaikat pun syafaatnya tak mencukupkan. Yang paling dekat. Kalau yang di langit saja begitu, apalagi batu di bumi.
  • Kekecualiannya sesudah Allah mengizinkan. Bukan sebelum. Izin itu yang menentukan, bukan kedudukan yang memohonkan.
  • Allah menambahkan dua syarat: yang Dia kehendaki dan Dia ridai. Sepasang. Bukan cuma diizinkan, melainkan juga diterima.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

Ayat verba/nomina gny non-sebutan: pemakaian diteruskan terjemahan lain (laa yughnii 'tidak berguna/bermanfaat' dkk., konsisten; sub-putusan verba terdokumentasi di belum diputuskan); pasangan belum ditelaah dipertahankan sementara. Konvensi gny: ghaniyy diterjemahkan 'berkecukupan' (SATU terjemahan Allah+manusia; takrif diterjemahkan 'Sang Berkecukupan'); ghaniyy an diterjemahkan 'tidak memerlukan' (cabang preposisional); verba/istaghnaa/mughnuun pemakaian diteruskan (terjemahan lain konsisten; sub-putusan di belum diputuskan). Antonim internal: faqiir (35:15, 47:38, 3:181), fqr belum dibedah, 'fakir/miskin' interim. 'cukup' polos = wilayah k-f-y ('Cukuplah Allah' 27 ayat), beda bentuk dgn 'berkecukupan', didokumentasi. al-Ghaniyy (glos ilahi) = 'The Self-sufficient; aghnaa an = idiom 'mencukupi/menghindarkan dari' (laa yughnii = 'tidak berguna/menolong').