أَعِنْدَهُ عِلْمُ الْغَيْبِ فَهُوَ يَرَىٰ

Apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, sehingga dia dapat melihat?

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. أَعِنْدَهُ عِلْمُ الْغَيْبِa-'indahu 'ilmu l-ghaybiapakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib
  2. فَهُوَ يَرَىٰfa-huwa yaraasehingga dia dapat melihat

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. أَعِنْدَهُa-'indahuapakah di sisinya
  2. عِلْمُ'ilmupengetahuan
  3. الْغَيْبِl-ghaybiyang gaib
  4. فَهُوَfa-huwamaka dia
  5. يَرَىٰyaraaia lihat

Inti bacaan

Tantangan terhadap klaim tak berdasar: 'apakah dia mempunyai pengetahuan tentang yang gaib, sehingga dia dapat melihat(-nya)?', pertanyaan yang menuntut bukti sebelum klaim akses pengetahuan tersembunyi diterima begitu saja.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(-nya)' tidak dipakai: 'yaraa' digunakan tanpa objek eksplisit di teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini mempertanyakan dasar keyakinannya: apakah ia benar-benar memiliki akses pada yang gaib.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menuntut dasar sebelum menerima keyakinannya. Adakah pengetahuan. Adakah penglihatan.
  • Yang ditanyakan bukan isi keyakinannya, melainkan sumbernya. Bukan apa yang kau yakini. Dari mana.
  • Kata melihat dipakai untuk yang gaib. Allah menyandingkan dua hal yang berlawanan. Melihat yang tidak tampak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

kata-kata akar -l-m di ayat ini (mengetahui/ilmu/mengajarkan/lebih-mengetahui) mengikuti profil terjemahan lain yang sudah selaras; tanpa orang-kedua. Konvensi lm: C1 aliim diterjemahkan 'berilmu', C2 aalamiin diterjemahkan 'seisi alam', C3 verba/nomina = pemakaian diteruskan terjemahan lain (selaras).