وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِ إِلَّا مَا سَعَىٰ
dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang ia usahakan,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- وَأَنْ لَيْسَ لِلْإِنْسَانِwa-an laysa li-l-insaanidan bahwa manusia tidak memperoleh
- إِلَّا مَا سَعَىٰillaa maa sa'aakecuali apa yang ia usahakan
Terjemahan per kata (6 kata)
- وَأَنْwa-andan untuk
- لَيْسَlaysabukanlah
- لِلْإِنْسَانِli-l-insaanibagi manusia
- إِلَّاillaakecuali
- مَاmaaapa yang
- سَعَىٰsa'aaia usahakan
Inti bacaan
Prinsip usaha-sebagai-basis-pahala: 'manusia hanya memperoleh apa yang ia usahakan', penekanan bahwa hasil dikaitkan dengan usaha nyata sendiri, bukan warisan status, koneksi keluarga, atau afiliasi kelompok semata.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan prinsip tanggung jawab individual: hasil hanya diperoleh dari usaha sendiri.
Renungan dan Hikmah
- Allah membatasi hasilnya pada usahanya sendiri. Bukan warisan. Bukan titipan.
- Yang tidak dihitung status dan hubungan. Bukan nama keluarga. Bukan kelompoknya.
- Kaidah itu ditaruh Allah sesudah menyebut tidak ada yang memikul beban orang lain. Dua sisi dari satu aturan.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar l-y-s, a-n-s, s-'-y): laysa lil-insaan illaa maa sa'aa diterjemahkan 'manusia hanya memperoleh apa yang ia usahakan' (akar '-n-s + akar s-'-y, pahala berbasis usaha-sendiri, bukan warisan/perantara; sepasang 53:38 & 74:38). Selaras.