ثُمَّ يُجْزَاهُ الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰ
kemudian ia akan diberi balasan dengan balasan yang paling sempurna,
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- ثُمَّ يُجْزَاهُtsumma yujzaahukemudian ia akan diberi balasan
- الْجَزَاءَ الْأَوْفَىٰal-jazaa'a l-awfaadengan balasan yang paling sempurna
Terjemahan per kata (4 kata)
- ثُمَّtsummakemudian
- يُجْزَاهُyujzaahudibalas
- الْجَزَاءَal-jazaa'abalasan
- الْأَوْفَىٰl-awfaayang sempurna
Inti bacaan
Kepastian balasan 'ia akan diberi balasan dengan balasan yang paling sempurna', jaminan bahwa hasil usaha tidak akan dikurangi atau dilupakan, menutup rangkaian argumen tentang usaha manusia yang dimulai sejak 53:39.
Penjelasan pilihan kata
'Al-awfaa' bentuk elatif ('paling sempurna/lengkap'), bukan superlatif ilahi.
Tafsiran
Ayat ini menutup prinsip tanggung jawab individual: setiap usaha dibalas secara sempurna dan tuntas.
Renungan dan Hikmah
- Allah menjamin takarannya penuh. Bukan dikira-kira. Tidak ada yang tersisa di timbangan.
- Kata kerjanya dan kata bendanya dipakai berdampingan. Bentuk yang sama, dua kali. Penegasan lewat pengulangan.
- Kalimat ini mengunci deretan tentang jerih payah manusia. Allah menaruhnya di penghabisan. Yang dikerjakan tidak menguap.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar j-z-y, w-f-y): yujzaahu l-jazaa' al-awfaa diterjemahkan 'diberi balasan yang paling sempurna' (akar j-z-y + akar w-f-y). Selaras.