وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنْتَهَىٰ
dan bahwa kepada Tuhanmulah kesudahan,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَأَنَّ إِلَىٰ رَبِّكَ الْمُنْتَهَىٰwa-anna ilaa rabbika l-muntahaadan bahwa kepada Tuhanmulah kesudahan
Terjemahan per kata (4 kata)
- وَأَنَّwa-annadan bahwa
- إِلَىٰilaakepada
- رَبِّكَrabbikaTuhanmu
- الْمُنْتَهَىٰl-muntahaatempat terakhir
Inti bacaan
Titik akhir yang tunggal: 'kepada Tuhanmulah kesudahan (segala sesuatu)', pengingat bahwa segala jalan hidup, betapa pun berbeda arahnya, pada akhirnya bermuara pada satu titik pertanggungjawaban yang sama.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(segala sesuatu)' tidak dipakai: 'al-muntahaa' berdiri sendiri sebagai kata benda (kesudahan/tujuan akhir) tanpa objek eksplisit di teks Arab.
Tafsiran
Ayat ini menegaskan bahwa segala urusan pada akhirnya kembali kepada Tuhan semata.
Renungan dan Hikmah
- Allah menyebut ujung, bukan perjalanan. Yang disebut titik akhirnya. Bukan jalannya.
- Objeknya tidak dilengkapi. Kesudahan apa dibiarkan kosong. Cakupannya jadi menyeluruh.
- Kalimatnya pendek dan menyambung deretan sebelumnya. Allah menderetkan sifat berturut-turut. Yang ini menutup arah.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar r-b-b, n-h-y): ilaa rabbika l-muntahaa diterjemahkan 'kepada Tuhanmu kesudahan' (akar r-b-b + akar n-h-y). Selaras.