وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَا
dan bahwa Dialah yang mematikan dan menghidupkan,
Terjemahan bertahap (1 jeda)
- وَأَنَّهُ هُوَ أَمَاتَ وَأَحْيَاwa-annahu huwa amaata wa-ahyaadan bahwa Dialah yang mematikan dan menghidupkan
Terjemahan per kata (4 kata)
- وَأَنَّهُwa-annahudan sesungguhnya Dia
- هُوَhuwaDia
- أَمَاتَamaatamematikan
- وَأَحْيَاwa-ahyaadan menghidupkan
Inti bacaan
Kendali penuh atas hidup-mati: 'Dialah yang mematikan dan menghidupkan', penegasan otoritas tunggal atas awal dan akhir eksistensi, meredakan ilusi kendali manusia atas kelahiran dan kematian.
Tafsiran
Ayat ini melanjutkan penegasan kekuasaan Allah atas hidup dan mati.
Renungan dan Hikmah
- Rantai kalimat itu Allah susun berpasangan. Menjadikan tertawa dan menangis. Mematikan dan menghidupkan.
- Matinya disebut lebih dulu, bukan hidupnya. Bukan urutan kejadian. Urutan penegasan.
- Tiap mata rantainya memuat dua hal berlawanan. Allah menyusunnya begitu. Bukan satu sisi saja.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar m-w-t, h-y-y): amaata wa ahyaa diterjemahkan 'mematikan & menghidupkan' (akar m-w-t + akar h-y-y). Selaras.