وَالْمُؤْتَفِكَةَ أَهْوَىٰ

dan negeri yang dijungkirbalikkan, Dia hempaskan,

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. وَالْمُؤْتَفِكَةَwa-l-mu'tafikatadan negeri yang dijungkirbalikkan
  2. أَهْوَىٰahwaaDia hempaskan

Terjemahan per kata (2 kata)

  1. وَالْمُؤْتَفِكَةَwa-l-mu'tafikatadan negeri yang dijungkirbalikkan
  2. أَهْوَىٰahwaamenjungkirkan

Inti bacaan

Nasib kaum Lut: 'negeri yang dijungkirbalikkan, Dia hempaskan', gambaran drastis pembalikan total sebagai konsekuensi penyimpangan yang dilakukan secara kolektif dan terang-terangan.

Tafsiran

Ayat ini merujuk pada kaum Lut: negeri mereka dibalikkan dan dihempaskan sebagai azab.

Renungan dan Hikmah

  • Negerinya disebut Allah dengan nasibnya, bukan namanya. Bukan kaum Lut. Negeri yang dijungkirbalikkan.
  • Dua tindakan disebut berurutan. Dijungkirbalikkan. Lalu dihempaskan.
  • Penutupnya Allah sebut di ayat sesudahnya. Dihempaskan. Lalu ditutupi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-f-k, h-w-y): al-mu'tafikah diterjemahkan 'negeri yang dijungkirbalikkan (kaum Lut)' (akar '-f-k); ahwaa diterjemahkan 'menghempaskan' (akar h-w-y). gloss '(negeri kaum Lut)' dilaraskan.