أَزِفَتِ الْآزِفَةُ

Yang dekat semakin mendekat;

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. أَزِفَتِ الْآزِفَةُazifati l-aazifatuyang dekat semakin mendekat

Terjemahan per kata (2 kata)

  1. أَزِفَتِazifatitelah dekat
  2. الْآزِفَةُl-aazifatuhari yang dekat

Inti bacaan

Urgensi waktu: 'yang dekat itu makin mendekat', pengingat bahwa momen pertanggungjawaban bukan hal jauh di masa depan yang bisa ditunda pemikirannya tanpa batas, melainkan sesuatu yang terus mendekat.

Penjelasan pilihan kata

Kata 'itu' tidak dipakai: 'al-aazifatu' hanya bermarkah kata sandang takrif sebagai gelar peristiwa (Hari Kiamat), tanpa demonstratif dzaalika/haadzaa.

Tafsiran

Ayat ini mengingatkan kedekatan Hari Kiamat yang semakin nyata.

Renungan dan Hikmah

  • Allah memakai kata dekat dua kali dalam satu kalimat. Sudah dekat. Bertambah dekat.
  • Namanya cuma yang dekat. Tanpa keterangan lain. Sebutannya sendiri sudah menunjukkan waktunya.
  • Kalimatnya sangat pendek. Allah tidak menambahkan gambaran. Yang pendek terasa mendesak.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar a-z-f): azifat al-aazifah diterjemahkan 'yang dekat makin mendekat' (akar '-z-f, Saat kian dekat). Selaras.