فَدَعَا رَبَّهُ أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْ

Maka, ia menyeru Tuhannya, “Sesungguhnya aku dikalahkan, maka tolonglah.”

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. فَدَعَا رَبَّهُfa-da'aa rabbahumaka, ia menyeru Tuhannya
  2. أَنِّي مَغْلُوبٌ فَانْتَصِرْannii maghluubun fa-ntashirsesungguhnya aku dikalahkan, maka tolonglah

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. فَدَعَاfa-da'aalalu ia berdoa
  2. رَبَّهُrabbahuTuhannya
  3. أَنِّيanniibahwa aku
  4. مَغْلُوبٌmaghluubunyang dikalahkan
  5. فَانْتَصِرْfa-ntashirmaka tolonglah

Inti bacaan

Doa singkat dalam keputusasaan: 'ia menyeru Tuhannya: aku dikalahkan, maka tolonglah', model doa jujur dan langsung tanpa basa-basi berlebihan saat berada dalam posisi tertekan dan kalah, mengakui keterbatasan diri secara terbuka.

Penjelasan pilihan kata

Kutipan dibuka oleh 'da'aa' dan ditutup dalam ayat ini sendiri.

Tafsiran

Ayat ini mengutip doa Nuh yang putus asa terhadap kaumnya, memohon pertolongan langsung dari Allah.

Renungan dan Hikmah

  • Allah merekam doa sependek itu. Aku dikalahkan. Tolonglah.
  • Yang diakui kekalahannya, bukan kesalahan kaumnya. Bukan menuduh. Mengaku.
  • Doanya tanpa pujian pembuka. Allah merekamnya apa adanya. Yang terdesak tidak sempat berbasa-basi.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar d-'-w, r-b-b, gh-l-b, n-s-r): da'aa rabbahu diterjemahkan 'menyeru Tuhannya' (akar d-'-w, da'aa); maghluub diterjemahkan 'dikalahkan' (akar gh-l-b); intasir diterjemahkan 'tolonglah' (akar n-s-r). gloss '(Nuh)/(aku)' dibuang.