وَحَمَلْنَاهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍ

Dan Kami mengangkutnya di atas yang terbuat dari papan-papan dan pasak-pasak,

Terjemahan bertahap (1 jeda)

  1. وَحَمَلْنَاهُ عَلَىٰ ذَاتِ أَلْوَاحٍ وَدُسُرٍwa-hamalnaahu 'alaa dzaati alwaahin wa-dusurindan Kami mengangkutnya di atas yang terbuat dari papan-papan dan pasak-pasak

Terjemahan per kata (5 kata)

  1. وَحَمَلْنَاهُwa-hamalnaahudan Kami mengangkutnya
  2. عَلَىٰ'alaaatas
  3. ذَاتِdzaatiyang memiliki
  4. أَلْوَاحٍalwaahinpapan-papan
  5. وَدُسُرٍwa-dusurindan paku

Inti bacaan

Detail teknis penyelamatan: 'Kami mengangkutnya ke atas (kapal) yang terbuat dari papan-papan dan pasak-pasak', penyelamatan tetap melibatkan sarana konkret dan usaha nyata (membangun kapal), bukan mukjizat tanpa sarana material sama sekali.

Penjelasan pilihan kata

Tambahan '(kapal)' tidak dipakai: 'dzaati alwaahin wa-dusurin' (yang memiliki papan-papan dan pasak-pasak) berdiri sendiri tanpa kata benda kategori eksplisit di teks Arab.

Tafsiran

Ayat ini menyebut sarana penyelamatan Nuh: bahtera yang dibangun dari papan dan pasak.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut bahannya, bukan namanya. Papan dan pasak. Kapalnya tidak disebut kapal.
  • Penyelamatan itu memakai barang buatan tangan. Bukan tanpa sarana. Kayu dan paku ikut bekerja.
  • Yang menyelamatkan disebut Allah diri-Nya, meski alatnya buatan manusia. Kami mengangkutnya. Dua-duanya benar sekaligus.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar h-m-l, l-w-h, d-s-r): hamalnaahu diterjemahkan 'mengangkutnya' (akar h-m-l); alwaah wa dusur diterjemahkan 'papan & pasak' (akar l-w-h + akar d-s-r). gloss '(Nuh)/(kapal)' dibuang.