كَذَّبَتْ عَادٌ فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِ
Ad telah mendustakan; maka, betapa azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku!
Terjemahan bertahap (2 jeda)
- كَذَّبَتْ عَادٌkadzdzabat 'aadun'Ad telah mendustakan
- فَكَيْفَ كَانَ عَذَابِي وَنُذُرِfa-kayfa kaana 'adzaabii wa-nudzurimaka, betapa azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku
Terjemahan per kata (6 kata)
- كَذَّبَتْkadzdzabattelah mendustakan
- عَادٌ'aadun'Ad
- فَكَيْفَfa-kayfamaka bagaimana
- كَانَkaanaadalah
- عَذَابِي'adzaabiiazab-Ku
- وَنُذُرِwa-nudzuridan peringatan-peringatan-Ku
Inti bacaan
Pola berulang pada kaum 'Ad: 'kaum 'Ad telah mendustakan; maka betapa (dahsyat) azab-Ku dan peringatan-peringatan-Ku', pengulangan refrein yang sama menegaskan bahwa hukum sebab-akibat penolakan-konsekuensi berlaku konsisten lintas generasi, bukan kasus khusus satu kaum saja.
Penjelasan pilihan kata
Tambahan '(Kaum)' dan '(dahsyat)' tidak dipakai, konsisten dengan 51:41/51:43.
Tafsiran
Ayat ini beralih ke kaum 'Ad sebagai contoh kedua, dengan seruan retoris yang sama.
Renungan dan Hikmah
- Allah memakai susunan yang sama untuk kaum kedua. Namanya berganti. Kalimatnya tidak.
- Nama kaumnya disebut telanjang, tanpa kata kaum. Berbeda dari yang lain. Susunannya tidak seragam sempurna.
- Seruan penutupnya diulang Allah persis. Betapa azab-Ku. Iramanya menandai babak baru.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)
Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.
(akar k-dz-b, '-w-d, k-y-f, k-w-n, '-dz-b, n-dz-r): kadhdhabat aad diterjemahkan 'Ad mendustakan' (akar k-dz-b); adhaabii wa nudhur diterjemahkan 'azab & peringatan-Ku' (akar '-dz-b + akar n-dz-r). gloss '(rasul mereka)/(dahsyatnya)' dilaraskan.