تَنْزِعُ النَّاسَ كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُنْقَعِرٍ

yang mencabut manusia, seakan-akan mereka pangkal-pangkal pohon kurma yang tumbang.

Terjemahan bertahap (2 jeda)

  1. تَنْزِعُ النَّاسَtanzi'u n-naasayang mencabut manusia
  2. كَأَنَّهُمْ أَعْجَازُ نَخْلٍ مُنْقَعِرٍka-annahum a'jaazu nakhlin munqa'irinseakan-akan mereka pangkal-pangkal pohon kurma yang tumbang

Terjemahan per kata (6 kata)

  1. تَنْزِعُtanzi'umencabut
  2. النَّاسَn-naasamanusia
  3. كَأَنَّهُمْka-annahumseakan-akan mereka
  4. أَعْجَازُa'jaazupangkal
  5. نَخْلٍnakhlinpohon kurma
  6. مُنْقَعِرٍmunqa'irinyang tercabut

Inti bacaan

Citra kehancuran yang dramatis: 'mencabut manusia, seakan-akan mereka pangkal-pangkal pohon kurma yang tumbang', perumpamaan visual yang kuat tentang betapa tak berdayanya manusia di hadapan kekuatan yang melampaui kendali mereka.

Tafsiran

Ayat ini menggambarkan dahsyatnya angin itu: manusia tercabut dan berjatuhan bagai batang kurma tumbang.

Renungan dan Hikmah

  • Allah menyebut anginnya mencabut, bukan menerbangkan. Bukan didorong. Dicabut dari tempatnya.
  • Perbandingannya pangkal pohon kurma yang tumbang. Yang berat. Yang berakar dalam.
  • Yang dipilih Allah pohon yang paling kukuh akarnya. Bukan rumput. Yang paling tertanam pun tercabut.
Catatan kerja penerjemah (teknis, belum disunting)

Bagian ini catatan mentah dari proses penerjemahan, ditampilkan apa adanya demi keterbukaan. Isinya memakai singkatan kerja dan belum ditulis ulang untuk pembaca umum.

(akar n-z-', n-w-s, '-j-z, n-kh-l, q-'-r): tanzi'u n-naas diterjemahkan 'mencabut manusia' (akar n-z-'); a'jaaz nakhl munqa'ir diterjemahkan 'pangkal kurma yang tumbang' (akar '-j-z + akar n-kh-l + akar q-'-r). Selaras.